MBG Tetap Jalan saat Ramadan! Cucun Ahmad Syamsurijal: Ikuti Juknis Badan Gizi Nasional

Wakil DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal usai meninjau relokasi rumah terdampak di Arjasari, Kabupaten Bandung
Wakil DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal usai meninjau relokasi rumah terdampak di Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (17/2/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan tetap mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi wacana pemajuan waktu pembagian MBG ke waktu sahur, Cucun menyebut seluruh mekanisme sudah diatur secara rinci.

“Sebenarnya kan sudah ada juklak-juknisnya ya yang disampaikan oleh BGN. Jadi ikuti saja untuk daerah-daerah yang muslim, pada saat kapan diberikannya,” ujarnya, usai meninjau relokasi rumah terdampak di Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!

Ia menjelaskan, berdasarkan juknis terakhir yang diterimanya, pembagian MBG selama Ramadan tidak dilakukan saat sahur, melainkan menjelang waktu berbuka puasa.

“Kalau sampai kemarin sih tidak di waktu sahur, tapi menjelang Magrib yang juklak-juknis terakhir itu,” katanya.

Selain makanan siap santap, skema pembagian juga akan dipadukan dengan bahan makanan kering, seperti yang biasa diberikan untuk jatah hari Sabtu.

“Ada juga dengan menggunakan bahan makanan yang tidak dimasak secara langsung tapi keringan. Nah, itu nanti di-mix. Juklak-juknisnya sudah ada dan sudah dipegang oleh para kepala SPPG,” jelasnya.

Cucun memastikan program tetap berjalan selama Ramadan dan tidak akan mengganggu ibadah puasa para siswa. Menurutnya, seluruh perhitungan kebutuhan gizi dan teknis distribusi telah dipertimbangkan.

“Ini berjalan tetap anak-anak bisa berpuasa ya. Semua sudah dihitung dan semoga ini bisa berjalan secara normal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak muncul anggapan keliru bahwa keberadaan MBG membuat siswa tidak berpuasa.

Baca Juga:Bojan Tak Menyerah! Persib Siap Balas Kekalahan di Leg KeduaStrategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden 

“Jangan alasan nanti misalkan ‘ini kan MBG, anak-anak nggak puasa’ atau segala macam, nggak,” tandasnya.

Terkait distribusi, Cucun menyebut mekanisme tetap melalui sekolah bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kontrol pelaksanaan pun mengikuti juknis yang berlaku.

“Ya, kontrolnya di juknisnya seperti itu ya, tetap sekolah nanti dengan SPPG,” katanya.

Lebih jauh, ia mengimbau para mitra penyedia dapur MBG agar lebih peduli dan meningkatkan komunikasi dengan pihak sekolah selama Ramadan.

0 Komentar