oleh

Pengendara Motor Tertimbun Longsor

Sulitnya alat berat yang didatangkan ke lokasi menjadi kendala evakuasi berjalan lambat karena warga yang dibantu aparat TNI/Polri hanya dapat menggunakan cangkul untuk menyisihkan tanah dari badan jalan. ”Akhirnya kita lakukan pembersihan bersama-sama menggunakan alat seadanya karena memang untuk memasukan alat besar sulit aksesnya,” paparnya.

Longsor di wilayah ini baru pertama kali terjadi, selain karena gempa, longsor juga disebabkan oleh tingginya curah hujan. Warga selalu melewati jalan ini karena memang aktivitas setiap harinya melalui jalur ini. ”Kemungkinan longsor susulan masih bisa terjadi apabila hujan deras kembali mengguyur wilayah ini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Camat Lembang, Endang Hadiat juga membenarkan longsor di Jalan Ciputri ini disebabkan oleh efek getaran gempa Garut yang terasa sampai ke Lembang. Untung, kata dia, kejadian ini tidak mengakibatkan korban jiwa. ”Memang gempa semalam ini terasa ke Lembang. Bisa saja longsoran ini akibat gempa tersebut,” ujarnya.

Endang pun membenarkan jika ada warga yang sempat tertimbun tanah longsor, namun korban langsung bergegas menyelamatkan diri sebelum tanah menimbun seluruh badan dan kendaraannya. Untuk menghindari jatuhnya korban, pihaknya sudah meminta aparat desa setempat untuk menutup sementara akses jalan. Sebab dikhawatirkan retakan tebing tanah bisa mengancam warga dan pengguna kendaraan bermotor. ”Kita antisipasi dulu agar jalur ini ditutup sementara hingga pengamanan di area tersebut benar-benar aman. Kita juga imbau agar masyarakat lebih hati-hati,” pungkasnya. (drx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.