oleh

Samsul Arif: Terasa Hambar Meski Bergelar

bandungekspres.co.id– Turnamen Piala Bhayangkara 2016 sudah tuntas, dengan gelar juara jatuh kepada Arema Cronus setelah mengalahkan Persib dengan skor 2-0 dalam partai final di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4) malam.

Selain Arema sebagai juara, beberapa penghargaan pun diberikan dalam beberapa kategori dalam turnamen tersebut. Seperti Sriwijaya FC yang mendapat predikat tim fair play.

Ada juga penghargaan untuk supoter terbaik, yang diperoleh Bobotoh -sebutan pendukung Persib. Lalu ada wasit terbaik yang didapat Thoriq Alkatiri.

Baca Juga:  Didakwa Kasus Suap Rp25,7 M, Edhy Prabowo: Saya Tidak Bersalah, Hanya Bertanggung Jawab

Selain itu, ada juga gelar pemain terbaik yang diberikan kepada pemain Arema, Alfarizie dan top skor kepada Alberto Goncalves (Sriwijaya FC) dan Samsul Arif (Persib Bandung). Keduanya mengoleksi tiga gol sepanjang turnamen.

Alhamdulillah menjadi top skor, tapi terasa hambar karena Persib kalah di final,” ungkap striker Persib, Samsul Arif melalui pesan singkatnya, kemarin (4/4).

Persib memang harus melepas gelar juara Piala Bhayangkara 2016. Bek sayap Persib Tony Sucipto menyebut kekalalahan itu sebagai pembelajaran. ”Kekalahan adalah pembelajaran bagi kami untuk ke depannya lebih baik,” kata Tony di Mess Persib.

Baca Juga:  Lengkapi Kolam Retensi Jalan Bima dengan Fasilitas Publik, Begini Pemkot Bandung

”Pastinya perlu pembenahan ada beberapa faktor juga. (Untuk pribadi) yang jelas mengendalikan emosi,” kata pemilik nomor punggung 6 itu. (pra/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga