oleh

Rasionalisasi PNS Ikut Kebijakan Pemerintah

bandungekspres.co.id – Berita kurang menggembirakan bagi  Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan SMA, SMP dan SD. Pasalnya, pemerintah pusat akan mengeluarkan kebijakan  rasionalisasi PNS.

Dalam penilaian pemerintah, kualitas PNS di Indonesia dipertanyakan, sebab masih ada yang di bawah standar kompetensi.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dalam referensinya menyebut, tidak kurang dari 39 persen PNS kemampuannya di bawah rata-rata. Untuk itu, keberadaan mereka terancam target rasionalisasi PNS.

Baca Juga:  Nakes di Kabupaten Bandung Barat Belum Terima Insentif Sejak Tahun Lalu

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, ditemui Bandung Ekspres usai Rapat Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung tentang LKPJ menyatakan, pihaknya akan selalu mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

”Kita ini pejabat daerah, keputusan pemerintah, mengikuti saja,” tukas Emil, sapaan wali kota ini.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Kepegawai Daerah Kota Bandung Atet menyebutkan, PNS lulusan SMA ke bawah di Pemerintah Kota Bandung masih ada. Tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak.

Baca Juga:  Pelaku Aksi Penusukan Istri Siri Diganjar Lima Tahun Penjara

”Pemkot Bandung, tidak lagi menerima CPNSD, lulusan SMA umum, kecuali SMK berkeahlian khusus. Saat ini, yang mengikuti test PNS minimal lulusan diploma,” ujar Atet.

Pendapat sama diungkapkan Asisten Administrasi Pemkot Bandung Evi Shaleha. Menurut dia, formasi PNS lulusan SMA sederajat ke bawah, setiap tahun berkurang cukup banyak. Itu terjadi berbarengan dengan habisnya masa pengabdian PNS di sektor pendidikan. ”Saat ini banyak PNS guru yang berizajah sederajat SMA masuki masa pensiun, maka PNS lulusan itu jumlah makin menyusut,” urai Evi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga