oleh

Sang Pangeran Roma Idamkan Real

Legenda AS Roma Francesco Totti mempunyai tempat khusus di hati Madridista. Suporter Real Madrid tersebut memberikan tepukan panjang ketika Il Re di Roma, julukan Totti, menginjakkan kaki di rumput Santiago Bernabeu kemarin.
Pemain 39 tahun itu tampil sebagai substitusi Stephan El Shaarawy pada menit ke-74. Meski hanya sekitar 16 menit tampil dan gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan, Totti akan mengenang penampilan terakhirnya di Liga Champions musim ini.
Ya, perjalanan AS Roma musim ini di Liga Champions sudah berakhir. Kalah 0-2 kemarin di leg kedua 16 besar Liga Champions, secara agregat Giallorossi, julukan Roma, menyerah 0-4 di tangan Real. Dan bisa saja kemarin jadi laga terakhirnya tampil di depan publik Bernabeu.
“Santiago Bernabeu adalah stadion yang mengagumkan. Real Madrid adalah satu-satunya penyesalan dalam karir saya,” kata Totti kepada Mediaset kemarin (9/3). “Standing ovation ini sungguh emosional. Dimana Anda mendapat sambutan sangat hangat dari para fans,” tambah Totti.
Totti sepertinya sedang baper alias bawa perasaan. Maklum hanya segelintir pesepak bola Italia yang mendapat respek demikian besar di stadion berkapasitas 85 ribu penonton itu.
Selain Totti, nama Alessandro Del Piero serta Andrea Pirlo adalah contoh pesepak bola Italia yang dihormati madridista. Termasyhur berkat kesetiaannya dengan Roma selama 24 tahun, madridista salut kepada Totti.
Kalaupun Totti baper kemarin juga bisa dipahami. Setelah ditepikan oleh allenatore Roma Luciano Spalletti ketika timnya menang 5-0 atas Palermo (22/2) lalu, suami Ilary Blasi itu merajuk.
Musim ini memang berat bagi Totti. Hanya tampil delapan kali bersama Roma di semua ajang, Totti menginginkan masa depan yang lebih paten.
“Saya kehilangan sesuatu di diri saya dalam beberapa pekan belakangan. Di Santiago Bernabeu ini saya ingin kembali menikmati momen-momen emas sepak bola,” ucap Totti.
Memang Totti belum pernah mengecap manisnya juara Liga Champions. Namun pemain yang punya 58 caps bersama Italia itu punya trofi yang sampai sekarang tak dimiliki Lionel Messi juga Cristiano Ronaldo. Gelar Piala Dunia.
Masa depan Totti bersama Roma juga belum 100 persen sesuai harapannya. Totti yang menginginkan perpanjangan kontrak bersama Roma yang bukan hanya berdurasi setahun, tampaknya sulit terealisasi.
Presiden Roma James Pallotta sendiri sudah menyiapkan beberapa opsi kepada Totti jika pensiun satu atau dua musim ke depan. Yakni sebagai asisten pelatih atau posisi direktur klub.
Mengenai laga kemarin, Totti berkata jika timnya kekurangan greget di lini depan. Peluang yang dimiliki pemyerang Edin Dzeko dan Mohamed Salah gagal dikonversikan menjadi gol.
Sementara itu, kapten Real Sergio Ramos yang mengagumi Totti tak melewatkan momen spesialnya bertemu Totti di lapangan. Bek Real itu melakukan pertukaran jersey dengan Totti seusai laga.
Totti bukan saja sosok patron buat Ramos. Totti adalah hero di mata pemain berusia 29 tahun itu. Loyalitas Totti ingin ditiru Ramos yang sudah 11 musim bersama Los Merengues, julukan Real, itu.
“Saya pergi ke ruang ganti dan menemui Totti untuk meminta tanda tangan darinya. Tak diduga dia juga meminta tanda tangan saya,” tutur Ramos. “Saya mengaguminya sejak saya berusia kecil,” tambah mantan pemain Sevilla seperti diberitakan Football Espana kemarin. (dra/vil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga