Dalam pernyataanya, Graham Poll sebagai mantan wasit elit Premier League membenarkan klaim Martinez itu. Bola memang sudah keluar garis. Menurutnya, sudah saatnya teknologi video replay diterapkan di sepak bola Inggris.
Bukan hanya untuk Piala Liga. Tapi juga Premier League, dan Piala FA. ’’Karena hal-hal seperti ini tidak mungkin bisa ditangkap dengan mata telanjang. Jangan lupa, ini kali kedua secara beruntun asisten wasit berbuat kesalahan di Piala Liga,’’ tuturnya.
Sebelum kesalahan di Etihad, asisten wasit juga ikut terlibat dalam gol offside Stoke saat takluk 5-6 via adu penalty, Rabu dini hari lalu (27/1). Apa yang diungkapkan Poll sudah jadi lagu lama. Sebab, setahun terakhir banyak pelatih di Premier League yang ingin teknologi itu diaplikasikan.
Baca Juga:UPTD Pertamanan Diminta Aktif Inventarisir Pohon TuaGedung Sekolah Digembok Ahli Waris
Federasi sepak bola Inggris FA baru berencana untuk menerapkan teknologi itu pada Piala FA tahun depan. Sekaligus menjadi pilot project bisa atau tidaknya teknologi video replay ini diterapkan di kompetisi lain di dunia.
Kembali ke Martinez. Menurutnya, bukan hanya teknologi yang harus jadi sorotan FA saat ini. ’’Pertanyaan yang pas untuk wasit utama. Apakah mereka lebih butuh teknologi atau saran dari wasit garis untuk mendapatkan keputusan yang tepat?’’ kecamnya.
Bagaimana dengan City? Apakah pelatih Manuel Pellegrini merasa sudah puas dengan kemenangan sarat kontroversi ini? Pelatih berkebangsaan Cile ini cukup tenang menanggapi meradangnya Martinez. Usai pertandingan, dia meminta Martinez mengaca dulu sebelum komplain.
Menurut Pellegrini, Everton juga terbantu dengan wasit ketika mampu memenangi leg pertama. ’’Ada yang salah dengan gol kami? Ya memang itu kesalahan, tapi apakah Everton ingat dengan gol Ramiro Funes Mori? Atau dua penalti yang terlewatkan wasit?’’ ungkap Pellegrini.
Sebelum mencetak gol pertama Everton kala itu, Funes Mori terlebih dahulu terjebak offside dan tidak dilihat oleh wasit. Sementara, pelanggaran kepada Jesus Navas dan Sterling di kotak penalty Everton juga tidak dilihat wasit layak untuk dijatuhi hukuman penalty.
Pellegrini tidak peduli dengan protes Martinez itu. Baginya, ini final Piala Liga kedua dalam karirnya bersama City. Sebelumnya dia juga pernah mendapatkannya pada musim pertama sebagai pelatih City pada tahun 2014 silam.
