oleh

Jelang Tahun Baru, Peredaran Upal Meningkat

bandungekspres.co.id – Waspada, waspada, waspadalah…! Uang yang Anda pegang dan belanjakan ternyata uang palsu (Upal). Pasalnya, sedikitnya ada 200 juta uang palsu yang beredar di Kota Bekasi. Menjelang perayaan tahun baru dan Natal diprediksi terjadi peningkatan peredaran upal.

Baru-baru ini, Polsek Bekasi Utara meringkus komplotan pembuat dan pengedar upal dengan nominal pecahan Rp 100 ribu. Modusnya, para produsen ini menawarkan jual beli uang palsu dengan perbandingan 2:1. Rp 2 juta upal cukup dibayar dengan Rp 1 juta saja.

Terbongkarnya kasus upal ini bermula dari penangkapan tersangka bernama Remon Aritonang dan Asrida. Polisi membekuk keduanya saat bertransaksi jual beli upal.

Tersangka Asrida diringkus anggota kepolisian Polsek Bekasi Utara saat menjual upal kepada seseorang di Jalan Raya Perjuangan, Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara, pada Sabtu (12/12) sekira pukul 23.30. Dari penangkapan pertama, tersangka Asrida kedapatan membawa upal sebanyak Rp2 juta yang disimpan di dalam dompet dengan pecahan Rp 100 ribu.

Penangkapan yang dilakukan Unit Reserse Kriminal Polsek Bekasi Utara dipimpin langsung Kapolsek Komisaris Mugiyono. Di mana sebelumnya, dia dan anggota Buser Polsek Bekasi Utara mendapat informasi akan ada transaksi jual beli uang kertas pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu dengan perbandingan 2:1 (Rp 2 juta uang palsu ditukar dengan Rp 1 juta uang asli).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.