Bromo Masih Berbahaya

BROMO
MENINGKAT: Bromo kembali erupsi, kemarin. Aktivitas tersebut membuat bandara dan jalur pendakian ditutup bagi umum demi hindari hal tak diinginkan.
0 Komentar

Meski begitu, kesiapan atas kondisi terburuk tetap dilakukan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, pihaknya besama BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah setempat telah membuat rencana kontinjensi (renkon) untuk menghadapi erupsi besar. Renkon disusun di lima kabupaten/kota yang berada di sekitar Gunung Bromo. Yaitu, Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Kota Malang.

Menurutnya, sejumlah pemerintah daerah sudah bersiap. Pemda Kabupaten Probolinggo misalnya, telah memasang rambu-rambu peringatan, jalur evaluasi, dan titik kumpul. Kemudian, mendirikan posko lapangan di Kecamatan Sumber dan Kecamatan Sukapura. Tak lupa, dana siap pakai sebesar Rp 2,5 milyar. Masalah infrastruktur jalan untuk jalur evakuasi memang belum 100 persen memadai. ’’Tapi sosialisasi terus ditingkatkan dan disiapkan di lapang,’’ ungkapnya.

Sementara, di Kabupaten Lumajang, pemerintah telah bergerak dengan membagikan masker. Sudah 25 ribu lembar yang dibagikan ke masyarakat. Jumlah itu akan terus ditambah mengingat abu vulkanik tak baik terhirup terus menerus secara langsung. (mia/end/vil)

 

0 Komentar