oleh

UMKM Butuh Penurunan Bunga Bank

bandungekspres.co.id– Desakan agar perbankan menurunkan suku bunga kredit terus bergulir. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai penurunan suku bunga kredit perbankan harus diutamakam untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ketua Bidang UKM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Nina Tursinah mengatakan, upaya pemerintah menurunkan tingkat suku bunga untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 12 persen sudah sangat baik. Namun begitu, masih belum cukup untuk menggairahkan UMKM. ”Bunga 12 persen itu masih terlalu tinggi jika dibandingkan dengan negara lain,” ujarnya kemarin (11/11).

Baca Juga:  Pulihkan Ekonomi, BRI Salurkan Kredit Mikro Hingga 45%

Nina menambahkan, persoalan yang selama ini menjadi kendala usaha mikro, kecil dan menengah tidak hanya dari segi permodalan. Masih banyak aspek lain yang dinilai belum memihak pada industri, seperti tarif dasar listrik, biaya transportasi logistik, dan menurunnya daya beli masyarakat.

”Kita minta suku bunga KUR bisa diturunkan karena itu yang efeknya paling cepat. Targetnya jadi lima persen,” sebutnya.

Lebih lanjut, katanya, penurunan suku bunga juga belum bisa memberikan dampak besar bagi pertumbuhan usaha mikro kecil menengah secara keseluruhan. Apalagi hal tersebut hanya berlaku untuk KUR Mikro dengan plafon Rp 25 juta. ”Itu pantasnya untuk usaha mikro, kalau yang sudah skala kecil setidaknya perlu modal Rp 500 juta. Kalau modal Rp 25 itu mikro,” tuturnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga