[tie_list type=”minus”]Bupati Ziarah Makam di Taman Makam Pahlawan Tak Dikenal[/tie_list]
bandungekspres.co.id– Meskipun termasuk sebagai daerah otonom baru, tapi masyarakat Kabupaten Bandung Barat memiliki kontribusi dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal tersebut terbukti dengan adanya makam pahlawan di Kecamatan Batujajar walupun tidak dikenal identitasnya.
Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan, pada masa perjuangan dulu, kepahlawanan bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa mengenal status dan strata sosial. Karena pada zaman perjuangan, organisasi TNI/Polri belum mantap seperti saat ini.
”Keberadaan taman makam pahlawan tak dikenal ini mengilhami bahwa tindakan kepahlawanan bisa dilakukan oleh siapa saja baik pada masa perjuangan dulu maupun sekarang. Dan ini juga sebagai bukti bahwa KBB turut berkontribusi dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kamerdekaan,” papar Abubakar usai melakukan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2015 di Taman Makam Pahlawan Tak Dikenal, Kecamatan Batujajar, kemarin (10/11).
Baca Juga:Pastikan Raskin Kualitas BaikPerbaikan Jalan Terhambat Musim Hujan
Menurutnya, makam tersebut awalnya berada di sekitar genangan air waduk Saguling. Namun karena kerap tergenang, akhirnya berinisiatif untuk merelokasinya ke tempat yang lebih tinggi. Kenapa di KBB terdapat makam pahlawan tak dikenal? Abubakar menuturkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, Markas Pusdikpassus merupakan markas militer Belanda dan sempat terjadi pertempuran yang sengit dalam rangka perebutan senjata dari militer Belanda oleh para pejuang bangsa. Sehingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa yang tidak dikenal identitasnya yang akhirnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Tak Dikenal.
”Rupanya para pahlawan yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari para penjajah ini tidak mengenal rasa takut, karena mereka berani merebut persenjataan musuh hanya dengan berbekal senjata seadanya hingga rela mengorbankan nyawanya demi terciptanya kemerdekaan,” terangnya.
Selain Taman Makam Pahlawan Tidak Dikenal ini, di KBB juga terdapat makam pahlawan nasional yang sangat terkenal akan keberaniannya, yaitu Makam Otto Iskandar Dinata dan dikenal dengan julukan ”Si Jalak Harupat” yang persemayamannya terdapat di Desa Gudang Kahuripan Kecamatan Lembang.
Sementara itu, Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Bandung Barat Heri Partomo menambahkan, saat ini ada delapan makam Pahlawan Tidak Dikenal yang ada di Batujajar. Dia juga tidak membantah jika masih ada pahlawan-pahlawan lainnya dari Kabupaten Bandung Barat yang mungkin saja tidak ditemukan.
