KPU Bantah Surat Suara Bergambar

[tie_list type=”minus”]Heboh Hanya Satu Pasangan yang Disosialisasikan[/tie_list]

bandungekspres.c.o.id– Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung membantah mengeluarkan surat suara bergambar satu pasangan calon yang disebar kepada warga belum lama ini.

”Maaf kami tidak pernah mengeluarkan selebaran surat suara bergambar salah satu pasangan calon yang beredar di masyarakat. Itu bukan KPU Kabupaten Bandung,” tegaskan Komisioner KPU Kabupaten Bandung Pokja Kampanye Agus Baroya usai menerima laporan dari Ketua Komite Peduli Jawa Barat (KPJB) Kabupaten Bandung Lili Muslihat, kemarin.

Agus mengaku, menerima laporan KPJB Kabupaten Bandung yang menyebutkan beredar selebaran menyerupai surat suara bergambar salah satu pasangan calon. Agus menjelaskan, KPU Kabupaten Bandung tidak memproduksi alat peraga sosialisasi dalam bentuk surat suara. Alat peraga sosialisasi baik berupa baliho, spanduk dan stiker maupun brosur yang mencantumkan foto pasangan calon dipastikan selalu mencantumkan tiga pasangan calon sekaligus.

”Jadi perlu ditegaskan kepada masyarakat, walaupun di selebaran tersebut terdapat logo KPU, kami tidak mungkin mencetak sesuatu yang mudah diidentifikasi mengarahkan ke salah satu pasangan calon. Sebab KPU harus netral,” tambah Agus.

Selain baliho, spanduk, stiker dan brosur, dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Bandung 2015 ini, kata Agus, KPU Kabupaten Bandung juga mencetak alat peraga sosialisasi berupa poster.

”Dan dipastikan pada semua jenis alat peraga sosialisasi yang mencantumkan foto pasangan calon selalu mencantumkan ketiga pasangan,” ungkapnya.

Di balik hal itu, KPU Kabupaten Bandung berterima kasih kepada KPJB Kabupaten Bandung yang telah melaporkan selebaran mirip surat suara itu. Dari kejadian itu, Agus berharap para pemantau Pilkada dan warga Kabupaten Bandung juga melaporkan bila di lapangan melihat hal-hal yang bisa memunculkan kesalahpahaman.

”Dengan demikian KPU Kabupaten Bandung dapat mengklarifikasi. Sehingga hal tersebut tidak berkembang menjadi masalah dikemudian hari,” ungkapnya. (gun/rie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan