Ciduk 31 WNA Taiwan

Ciduk 31 WNA Taiwan
0 Komentar

Sementara itu, indikasi penangkapan WNA juga terbukti dengan adanya tim penerjemah dari Kantor Imigrasi Kelas 2 Bandung guna membantu pihak kepolisian menerjemahkan ucapan para pelaku ketika dimintai keterangan oleh polisi. ”Kebanyakan dari Taiwan, masih muda-muda semua,” tambah Radi.

Dia merinci, di dalam rumah tersebut, terdapat dua kamar di lantai 2 dan 6 kamar di lantai 2. Kemungkinan, kamar-kamar tersebut yang digunakan untuk menampung para WNA penghuni rumah mewah tersebut. Sebagian lagi beristirahat di ruangan tengah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan polisi berpakaian lengkap maupun polisi berpakaian preman tampak berjaga di luar rumah dan sebagian polisi berada di dalam rumah mewah berlantai tiga. Garis polisi melingkar di seluruh area rumah.

Baca Juga:Ekspor Belum Jadi Solusi Bagi PengusahaRutin Asah Skill 2 Tahun Sekali

Hingga pukul 22.25 malam, belum ada satu pun WNA yang digiring ke luar rumah. Alasannya, puluhan petugas dari Bareskrim Mabes Polri masih terus memintai keterangan para warga negara asing.

Sudah sejak sore, sebuah mobil yang disiapkan Kantor Imigrasi Bandung sudah standby di lokasi. Para WNA baru akan dievakuasi Kamis pagi ini.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan mengungkapkan, penggerebekan itu terkait dengan kasus yang tengah diusut polisi. ”Kejahatan tindak pidana cyber crime dan narkoba,” kata Anton saat dihubungi wartawan kemarin.

Anton mengungkapkan, dari penggerebekan itu polisi menahan 28 warga negara asing (WNA) yang belum diketahui asalnya. Polisi juga mengamankan tiga orang yang berprofesi sebagai asisten rumah tingga.

Sedangkan barang bukti yang diperoleh antara lain dua paket sabu, 250 butir pil mengandung psikotropika, enam unit handytalkie ( HT), 26 unit telepon rumah, 1 kalukulator, dan dua unit laptop. Selanjutnya, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi-saksi.

”Jam 14.00 tadi ditangkapnya, sampai sekarang masih olah TKP. Sekarang sedang dikembangkan dulu,” ujarnya.

Anton menuturkan, penggerebekan ini merupakan tindak lanjut pengembangan kasus yang pernah ditangani Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Namun, perwira Polri dengan dua bintang di pundak itu tak menjelaskan lebih detail tentang kasus yang ditangani Bareskrim hingga berujung ke penggerebekan di Kabupaten Bandung Barat itu.

0 Komentar