oleh

Motor Remaja Dibakar

[tie_list type=”minus”]OTD Jarah Sebuah Kafe [/tie_list]

SEORANG anak baru gede (ABG) yang masih berstatus pelajar berinisial HA (16) dihajar sekelompok orang tak dikenal. Tak hanya itu, motor korban juga hangus dibakar para pelaku.

—————–

PERISTIWA berawal pada Hari Minggu dini hari kemarin (9/8) sekitar pukul 02.30, korban sedang duduk-duduk santai sambil asyik menenggak arak di Jalan Perumnas PNS Kelurahan Tua Tunu. Korban tidak sendirian, melainkan mengobrol dengan teman-temannya. Dia pun tak mencurigai kalau bakal menjadi sasaran para pelaku.

Tiba-tiba saja, datang sekitar belasan pemuda dengan menggunakan sebuah mobil pick up. Para pemuda tersebut sudah memasang wajah sangar dan langsung menghampiri korban. Korban dan teman-temannya tersentak kaget karena langsung dikepung begitu saja. Tanpa basa basi, korban langsung dihajar. Korban sempat mengalami luka lecet di lengan kanannya.

Ketika ada celah untuk melarikan diri, korban berhasil kabur dari lokasi. Tampak tidak puas, para pemuda itu langsung membakar sepeda motor korban merek Suzuki FU BN 7165 HP warna merah atas nama Zainuddin. Karena pada pagi harinya, saat korban kembali ke lokasi dan hendak mengambil lagi sepeda motornya, sudah ditemukan dalam keadaan hangus.

Sementara itu, Kepala Bagian Polres Pangkalpinang Komisaris Raspandi membenarkan adanya laporan terkait kasus penganiyaan dan pengrusakan tersebut. Saat ini, Satuan Intelijen dan Keamanan yang dipimpin Inspektur Satu Adi Putra sudah dikerahkan dan berkoordinasi dengan Polsek Gerunggang untuk melakukan penyelidikan. ’’Korban sudah melapor dan anggota sudah kita kerahkan untuk penyelidikan. Sekarang ini sedang ditangani Polsek Gerunggang,’’ kata Raspandi.

Cafe Kepun Dibakar

Sehari sebelumnya, dalam peristiwa yang berbeda dengan pelaku juga tak dikenal menimpa Cafe Kepun yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Nyatoh, Kecamatan Gerunggang. Cafe yang sempat booming dan menjadi salah satu tempat tongkrongan favorit di Pangkalpinang ini dijarah oknum tak dikenal (OTD). Bahkan, cafe tersebut hanya tersisa puing-puing habis dibakar.

Si pemilik cafe, Levi, menyebut beberapa barang berharganya diduga telah dicuri. Pasalnya, tidak ada sisa barang yang terbakar. Seperti kulkas freezer, tabung gas dan TV 14 inc yang berada di ruangan kantor tidak ditemukan lagi di lokasi. Sedangkan barang-barang lain seperti kursi dan meja, memang sudah dijarah oleh OTD secara bertahap, lantaran cafenya memang sudah tidak buka sejak 2 bulan sebelum puasa.

Dia pun menyesal kenapa cafenya harus dibakar. Alasan korsleting listrik pun tidak bisa diterimanya. Pasalnya, sudah lama aliran listrik terputus untuk cafenya. ’’Nggak mungkin kalau korslet. Kemarin kan sudah lama listriknya terputus, karena pulsa listrik sudah habis. Nggak tahu lah kenapa dibakar, mungkin karena barang-barang sudah tidak ada, makanya dibakar,’’ tukas Levi yang menderita kerugian kurang lebih Rp 50 juta. (aka/vil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga