Bagaimana respons partai politik yang tergabung dalam Koalisi Majapahit? Mereka menanggapi biasa saja deklarasi yang bakal diselenggarakan DPC PDIP Surabaya itu. Ketua Tim Kerja Koalisi Majapahit A.H. Thony menyambut baik deklarasi tersebut. Itu bagian dari perjalanan politik yang semakin dekat dengan pelaksanaan pilwali.
”Kalau memang mau deklarasi, ya baguslah. Sebelumnya, kan selalu simpang siur,” katanya kemarin.
Namun, meski menganggap biasa, Koalisi Majapahit terkesan keder. Secara tersirat, Thony menyatakan, koalisinya akan ”memboikot” dengan tidak mengusung calon. Dengan demikian, pilwalkot tertunda dan baru dilaksanakan pada 2017.
Baca Juga:Tiga Calon Saling Klaim Dapat Dukungan DPP PDIPSteven Gerrard Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain LA Galaxy
”Kami mengibaratkan niat ingsun poso dua tahun,” kata dia. Apakah berarti koalisi tersebut tidak akan mengusung pasangan cawalkot? Thony hanya menanggapi dengan senyuman.
Pilwalkot yang diatur dalam undang-undang dan peraturan KPU mensyaratkan minimal ada dua pasangan calon. Wacana satu pasangan cawali pada pilwalkot Surabaya selama ini memang begitu gencar terdengar. Alasannya, pasangan petahana begitu kuat. (jun/c6/ayi)
