oleh

Sopir Truk Dipungli Oknum Petugas

Cimahi – Para pengemudi truk yang melintas Jalan Kerkof Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan mengeluhkan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum petugas di wilayah tersebut. Pasalnya kejadiannya berlangsung berulang-ulang.

PUNGLI
ISTIMEWA
BEBAN SOPIR: Sejumlah sopir truk di Cimahi mengeluhkan adanya pungutan liar dari oknum petugas di Jalan Kerkof Cimahi. Mereka berharap hal itu dibenahi agar tidak merusak citra petugas di mata masyarakat umum.

Menurut Fajrin, saksi mata yang juga pengguna jalan di wilayah tersebut, pungli yang dilakukan kepada para sopir truk tersebut sudah berlangsung cukup lama. Caranya, oknum petugas menunggu truk yang lewat di lokasi pangkalan ojek yang ada di pertigaan Jalan kerkof dan Jalan Nanjung.

”Saat truk lewat, sopir atau kernet truk yang melintas di wilayah tersebut saat itu memberikan sejumlah uang kepada oknum petugas yang berdiri di pinggir jalan,” terangnya, kemarin (2/7).

Baca Juga:  Masyarakat Harus Berani Laporkan Jika Ditemukan Praktek Pungli

Dikatakannya, kejadiannya berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian warga setempat. Namun jika ada truk yang lewat tanpa memberikan uang setoran, petugas tersebut berusaha menghentikan truk yang lewat dan melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan.

”Meskipun truk yang lewat tidak melanggar lalu lintas, petugas tersebut tetap menghentikan truk tersebut dan meminta sejumlah uang kepada sopir truk yang lewat,” katanya.

Dia berharap, Kapolrs Cimahi melakukan tindakan kepada oknum petugas yang melakukan Pungli tersebut. Sebab, jika hal tersebut tetap dibiarkan akan merugikan masyarakat khususnya para sopir truk uang melintas di sana. Jika tidak ada tindakan dari atasannya, hal itu akan memperburuk citra petugas di mata masyarakat.

Baca Juga:  Masyarakat Harus Berani Laporkan Jika Ditemukan Praktek Pungli

Hal yang sama disampaikan Mamang, salah seorang sopir truk pengguna Jalan Kerkof. Dia mengatakan, setiap melintas di wilayah tersebut, petugas selalu meminta uang storan dari para pengemudi truk. ”Banyak sopir yang mengeluhkan kejadian ini. Namun mereka tidak berani untuk mengungkapkannya, mereka hanya mengerutu saja,” pungkasnya. (mgc1/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga