oleh

Tantangan Bernama Cuaca di Assen

”Assen merupakan lintasan yang aku sukai, kendatipun tidak cocok-cocok amat dengan motor kami. Seperti biasa kami akan bekerja keras sedari awal dan berharap bisa membuat langkah maju dengan pengaturan motornya. Cuaca di sini selalu sukar ditebak dan ini biasanya memainkan peranan besar pada akhir pekan jadi kami benar-benar harus memperhatikannya,” ucap Marquez di MotoGP.com.

Lorenzo, rider Movistar Yamaha yang sekarang menempati posisi dua klasemen dan tengah menjalani rentetan empat kemenangan beruntun, menilai YZR-M1 yang dia tunggangi cocok dengan karakteristik lintasan Assen. Namun, keyakinannya itu tetap dibarengi kewaspadaan akan aspek cuaca mengingat di tempat yang sama musim lalu ia harus rela menyudahi balapan di posisi 13.

”Motornya sudah memperlihatkan penampilan yang amat bagus dan aku pikir Assen akan cocok sekali dengan kami, tetapi Anda tak pernah bisa tahu. Perkiraan cuaca di Belanda senantiasa tak bisa ditebak sehingga kami harus menunggu dan melihat apakah akan hujan seperti biasanya atau tidak,” ucap Lorenzo, juga di laman web situs resmi MotoGP.

Usai MotoGP Catalunya lalu Rossi, rekan setim Lorenzo, juga mengamini betapa cuaca bisa pegang peranan di Assen. ”Sekarang kami akan istirahat dan kemudian ke Assen, sebuah lintasan bagus yang disukai semua orang, tapi kondisinya bisa berbeda-beda. Ada daya cengkeram besar di lintasan, tapi di Assen Anda tak pernah bisa tahu bagaimana cuacanya,” ujar si pemuncak klasemen sementara di Crash.net saat itu. (dtk/mio)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga