Adapun kapasitas produksi dari pabrik perakitan telepon seluler tersebut, yaitu mencapai 1″1,5 juta unit per bulan dengan 14 line produksi yang memproduksi smartphone, feature phone, dan komputer tablet. Selanjutnya, pabrik yang menempati kawasan seluas 6.000 meter persegi itu mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 972 orang. ”Ini termasuk industri padat karya (labor intensif),” jelasnya. (wir/tia/mio)
Samsung Investasi Pabrik Ponsel Rp 300 M
