oleh

Gawat Jika Terlelap

LA SERENA – Hasil imbang 2-2 melawan Paraguay pada laga perdana grup B Copa America 2015 Minggu lalu (14/6), memang belum menutup peluang Argentina. Namun, hasil itu membuat perjuangan Tango-julukan timnas Argentina lebih berat. Kemenangan harus diraih saat Argentina menghadapi Uruguay pada laga kedua di Estadio La Portada pagi ini (tayangan langsung Kompas TV pukul 06.30 WIB).

Ya, kemenangan harus diraih Lionel Messi dkk pada laga pagi ini. Selain untuk modal memburu tiket perempat final, kemenangan atas Uruguay juga bakal memuluskan langkah Tango untuk menjadi jawara grup. Status juara grup sangat dibutuhkan Albiceleste-julukan lain Argentina, agar mereka terhindar lawan berat di perempat final. Nah, agar misi itu terwujud, Sergio Romero selaku kiper Argentina mengingatkan rekan-rekannya agar fokus sepanjang 90 menit. Sebab, Uruguay bisa memberikan hukuman sebagaimana yang dilakukan Paraguay jika mereka terlena. Apalagi, secara kualitas Uruguay memiliki materi yang lebih hot.

”Saat melawan Paraguay, Argentina memiliki penguasaan bola yang dominan. Secara umum, kami sudah bermain sesuai skenario yang diinginkan pelatih,” kata Romero kepada Goal.

”Tapi, kami terlelap di babak kedua sehingga Paraguay berhasil memaksakan skor imbang. Ini tak boleh terjadi saat melawan Uruguay. Sebab, mereka memiliki barisan penyerang yang berbahaya seperti Cristian Rodriguez dan Edinson Cavani,” ujarnya.

Peringatan yang sama disampaikan pelatih Argentina Gerardo “Tata” Martino. Tata menganggap duel melawan Uruguay tak sekadar laga untuk mencari kemenangan. Namun, ada gengsi yang dipertaruhkan lantaran Argentina dan Uruguay adalah dua negara yang paling sering merajai pentas Copa America.

”Ini adalah duel klasik. Kami punya banyak rivalitas dengan Uruguay. Uruguay tampil bagus sejak Piala Dunia 2010, dan mereka bisa bermain dengan banyak cara,” papar Tata.

Tata sudah bisa memprediksi strategi yang diterapkan Uruguay pada laga nanti. Menurutnya, Uruguay bakal memperkuat lapangan tengah dengan menumpuk lima gelandang. Tata juga lega lantaran Uruguay tak diperkuat Luis Suarez. Menurutnya, absennya Suarez sangat berpengaruh pada ketajaman lini depan Uruguay.

”Sukses Uruguay sebagian besar dibangun lewat kualitas Suarez, Diego Forlan dan Edinson Cavani. Forlan sudah pensiun. Suarez absen, jadi itu kehilangan besar untuk mereka,” ujar mantan pelatih Barcelona itu.

Tata kemungkinan masih belum bisa menurunkan bek kanan Pablo Zabaleta. Bek Manchester City itu masih menjalani pemulihan cedera engkel. Sebaliknya, Uruguay bisa turun dengan kekuatan terbaiknya.

Meski demikian, sejumlah rumah bursa dan pengamat tetap mengunggulkan Argentina. Fakta ini tak membuat pelatih Uruguay Oscar Tabarez risau. ”Saya berharap ada kejutan. Statistik memang menunjukkan kalau Argentina lebih diunggulkan. Jadi, mari berharap ada keajaiban di laga nanti,” papar Tabarez kepada Four Four Two.

”Kami harus bermain lebih baik. Menciptakan peluang dan bekerja keras. Melawan Argentina, segalanya jelas berbeda,” ujarnya.

Sementara itu, bek sekaligus kapten Uruguay Diego Godin meminta rekan-rekannya mewaspadai Lionel Messi. Meski tampil kurang garang di laga perdana melawan Paraguay, Messi punya potensi untuk meledak di laga kedua. Godin menegaskan, tak ada formula khusus untuk menghentikan Messi. Menurutnya, Uruguay harus bermain kolektif. ”Tidak ada rumus untuk menghentikan Messi. Tidak ada resep khusus. Kami harus bermain kolektif. Kami harus melakukannya bersama karena akan mustahil bagi Messi untuk tidak membuat kami terluka,” papar Godin.

”Kami menghadapi fovorit juara yang diperkuat pemain terbaik dunia. Kami akan mempersiapkan laga ini sebaik mungkin. Jika kami tidak mampu menjaga mereka, maka akan sangat sulit untuk menghentikan Argentina,” timpal bek Atletico Madrid itu. (bas/mio)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga