Situ Ciburuy Harus DiBenahi

[tie_list type=”minus”]Karena Jadi Sumber Irigasi Pertanian[/tie_list]

PADALARANG – Pemerintah perlu merevitalisasi dan optomaslisasi Situ Ciburuy di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sudah melegenda itu. Pasalnya, Situ Ciburuy merupakan salah satu sumber air irigasi dan objek wisata di Bandung Barat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Yayat T. Soemitra mengatakan, optimalisasi tersebut perlu dilakukan dalam rangka menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bandung Barat pada sektor pertanian dan pariwisata. ”Situ Ciburuy itu kan sudah melegenda, jadi harus dioptimalkan lagi menjadi objek wisata yang menarik lagi,” kata Yayat kepada wartawan di Ngamprah, kemarin (14/4).

Untuk menjadikan objek wisata yang lebih menarik banyak orang, sambung Yayat, diperlukan anggaran yang cukup besar. Mulai dari penataan, pengelolaan hingga promosi pemasaran. Sehingga, lebih banyak lagi orang yang mengenal keberadaan Situ Ciburuy tersebut. ”Tentunya harus ada modal besar, saat ini pemkab sedang perhitungkan,” ucapnya.

Terkait anggaran tesebut, Yayat menjelaskan, saat ini masih terganjal oleh status kepemilikan lahan yang belum jelas. Sehingga, pihaknya belum berani mengalokasikan anggaran untuk penataan dan pengelolaan tersebut. ”Status kepemilikan tanah masih simpang siur. Katanya lahan milik pemerintah provinsi, tapi pengelolaan pengaiaran itu di bawah Dirjen Sumber Daya air Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara kita kan tidak boleh menggunakan APBD di tempat yang tidak jelas,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya masih membahas permasalahan tersebut, dan mencarikan solusi terbaik demi kepentingan masyarakat Bandung Barat. Mulai dari konsep objek wisatanya hingga sistem irigasi yang berkesinambungan. ”Kita ingin pengelolaan Situ Ciburuy, diharapkan dengan pengelolaan yang baik bisa meningkatkan PAD kita,” ujarnya.

Sedangkan selain dijadikan objek wisata, Situ Ciburuy juga digunakan sebagai salah satu sumber pengairan irigasi yang mengairi areal pesawahan yang ada di wilayah Padalarang dan sekitarnya. Pasalnya, kata Yayat, di Situ Ciburuy terdapat sumber mata air yang terus mengalir. Sehingga banyak para petani yang memanfaatkan air dari situ tersebut untuk mengairi pertaniannya. ”Di Situ Ciburuy itu katanya ada sumber mata air. Harus dicek dulu, sepanjang itu dibutuhkan untuk irigasi pasti akan meningkatkan PAD. Tapi kalau airnya gak ada, otomatis tidak bisa menyumbang PAD,” jelasnya.

Sementara itu, warga sekitar, Achef Sutandar, 29, mengatakan, pemerintah harus secepatnya membenahi kondisi Situ Ciburuy agar lebih menarik dan dapat dikunjungi oleh masyarakat banyak. ”Kalau ingin dikunjungi oleh masyarakat banyak, maka fasilitasnya harus dibenahi. Jangan sampai, dibiarkan begitu saja,” bebernya.

Dia menambahkan, sejauh ini para pengunjung yang datang terlihat masih sepi jika dibandingkan dengan pengelolaan situ yang dilakukan oleh pihak swasta. ”Kalau dibiarkan, menurut saya sangat disayangkan. Lihat saja objek wisata Floating Market asalnya, itu situ juga, tapi namanya saat ini makin dikenal dan dikunjungi masyarakat,” tandasnya. (drx/fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.