oleh

KBM SDN Sukaasih Jalan Terus

LENGKONG – Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha, meminta Dinas Pendidikan melakukan penanganan tanggap darurat. Ini terkait dengan musibah longsor yang merusak dua ruang kelas di SDN Sukaasih, Kelurahan Sindang Jaya, Kecamatan Mandalajati, beberapa waktu lalu.

Longsor SDN Sukaasih  - bandung ekspres
TETAP SEMANGAT: Siswa SDN Sukaasih terpaksa belajar di teras karena dinding ruang kelas roboh akibat longsor Minggu (1/3) lalu.

’’Segera tangani nasib siswa didik dan tidak boleh ada yang telantar. Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) tidak boleh terhenti,’’ tegas Ahmad kepada Bandung Ekspres di sela rapat persiapan Konfercab ke-IV PDI-Perjuangan, kemarin (7/3).

Menurut dia, dinas pendidikan harus mencarikan tempat yang representatif. Ruang kelas lainnya yang terindikasi menjadi ancaman keselamatan siswa, tidak boleh digunakan lagi. Kemduian, perbaikan dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) harus dipercepat. Pemkot Bandung harus siaga bencana. Jangan berlindung dibalik undang-undang. ’’Sejujurnya itu alasan klasik untuk mengulur penanganan bencana,’’ ucapnya.

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-60, bank bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant

Wali kota juga harus cerdas mencari CSR untuk penanganan musibah longsor sekolah. Kalau tidak bisa, tegas Ahmad, artinya tidak serius terhadap dunia pendidikan.

Terpisah, Kepala Seksi Prasarana TK-SD Dinas Pendidikan Kota Bandung Beni Erwan mengaku, cukup kesulitan menggeser anggaran guna penanganan bencana sekolah yang terkena longsor. Menurutnya, setelah berkoordinasi dengan DPKAD Pemkot Bandung, tidak mungkin memindahkan anggaran yang sudah ada kode rekeningnya. ’’Kita sedang mencari solusi yang aman. Penanganan bencana memang harus secepatnya ditangani,” imbuh Beni.

Baca Juga:  Berbagi Berkah Ramadan, LDII Jabar Bagikan Puluhan Ribu Paket Takjil

Sementara itu, dalam seminggu ini, siswa SDN Sukaasih mengikuti KMB seperti biasa. Namun, di jam yang berbeda. Hal itu dilakukan untuk menyiasati rusaknya dua ruang kelas akibat longsor yang terjadi Minggu (1/3) lalu. Padahal, Senin (9/3) besok, para siswa akan mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).

Para guru SDN Sukaasih juga mengatakan, akibat rusaknya ruang kelas itu kenyamanan para murid menjadi terganggu. Para guru berharap, pihak berwenang segera memberikan bantuan perbaikan ruang kelas tersebut.

Baca Juga:  Rp500 Juta, BNI Kucurkan Beasiswa Penuh kepada Seorang Mahasiswa Kedokteran Unjani

Menyoal longsor yang menimpa SDN Sukaasih ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sudah mengirim bantuan darurat untuk menangani hal ini. ’’Sudah ditangani, dan saya sudah datang langsung ke lokasi longsor. Bantuan yang sumbernya menggunakan dana darurat sudah disiapkan,” kata pria yang akrab disapa Emil ini kepada wartawan kemarin (7/3).

Dia menegaskan, penanganan bencana sudah pasti harus secepatnya. Dan yang paling mungkin menggunakan dana darurat. Tetapi, di luar itu, dana non budgeter akan diupayakan juga. ’’Persoalan seperti itu tidak bisa ditunda-tunda,’’ pungkasnya. (mg10/tam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga