oleh

Model Bandung Resah

CK Bikin Fotografer Geram

fotografer iwang - bandung ekspres
Yuan Firdaus (Iwang)
Aero Photography

BANDUNG – Insiden penusukan yang melibatkan seorang model cantik, Cripsy Noorjamil alias Ayu, menimbulkan kekhawatiran di kalangan model. Salah satunya Kareema Syahab. Perempuan yang tinggal di kawasan Karapitan ini mengaku, sekarang semakin selektif memilih fotografer.

’’Kemarin udah tau beritanya dari temen-temen model. Di media juga. Serem ya, mendingan sekarang cari yang pasti-pasti aja. Yang kenal aja,’’ kata dia kepada Bandung Ekspres kemarin (6/3).

Reema—sapaan akrabnya—selalu memilih fotografer yang dikenal dengan baik. Dia juga sering melibatkan keluarganya, terutama adik dan ibu, untuk memilih tawaran pekerjaan. ’’Kalau baru kenal dua kali atau sekali, nggak akan aku terima job fotonya,’’ ucap perempuan yang memiliki darah Yaman-Palembang ini.

Apalagi, ujarnya, model-model seperti dia yang tidak tergabung dalam agency modeling memang sering mendapat tawaran dari orang baru. Seperti, kenalan saat mengikuti event atau kenalan dari teman. Oleh karena itu, Reema selektif pilih fotografer dan job foto supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ’’Pokoknya kalau ke lokasi pemotretan, harus ditemani orang terdekat,’’ tandas perempuan berambut keriting itu.

Baca Juga:  Mengharukan, Setelah Mendengar Kisah Sedih Ibu Korban Feri Sewol, Orang Ini Tinggalkan Hadiah Sepatu Nike

Tindakan penganiayaan yang menimpa Ayu memang membuat warga Bandung geger. Terutama, kalangan model. Sehari setelah Ayu masuk rumah sakit, fotonya yang babak belur tersebar di media dan media sosial teman-temannya. Mereka pula yang menyebarkan pengalaman buruk Ayu kepada rekan masing-masing. Sontak hal ini membuat warga semakin memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya.

Insiden yang menimpa Ayu juga membuat kalangan fotografer asal Bandung geram. Pasalnya, aksi yang dilakukan tersangka berinisial CK itu mencoreng nama baik fotografer. Yuan Firdaus alias Iwang dari komunitas Aero Photography mengatakan, sebaiknya para model berhati-hati jika mendapat tawaran pemotretan dari orang yang baru dikenal. Sebab, para fotografer juga biasanya tidak langsung menawarkan job foto jika belum kenal baik dengan modelnya. ’’Jangan pernah mau terima ajakan dari fotografer jika modelnya belum kenal dengan baik,’’ tegasnya kepada Bandung Ekspres.

Pria yang menekuni bidang fotografi sejak 2008 ini menyarankan, sebaiknya model juga bertanya detil konsep pemotretan dari fotografer. Seperti, di mana lokasi dan spot pemotretan, wardrobe apa yang akan dipakai, dan pose apa saja yang harus ditonjolkan. Namun, kata dia, fotografer profesional akan menjelaskan rincian konsep tanpa diminta oleh modelnya.

Baca Juga:  Awasi Ketat Pemudik Nekat, Begini Kata Ridwan Kamil

’’Sebaiknya hindari foto private, kecuali modelnya kenal baik dengan fotografernya,’’ tandas pria asal Rancaekek ini.

Selain itu, para model disarankan ditemani teman lelaki, baik pacar, suami atau orang terdekat, saat melakukan pemotretan. Meski begitu, model juga harus bersikap baik saat menolak ajakan fotografer. Seperti, menolak pindah lokasi atau menolak memakai baju tertentu. ’’Kita juga kalau modelnya nolak, nggak akan maksa-maksa gitu kok,’’ kata Iwang.

Fotografer pun biasanya selektif memilih model. Namun, tetap tergantung kebutuhan. Terkait dengan hal ini, Iwang menegaskan, attitude model paling utama. Sebab, jika attitude model buruk, fotografer cenderung enggan bekerjasama dengan model itu.

Baca Juga:  Waduh, Penyidik KPK Ini Jadi Tersangka Tindak Korupsi, Begini Konstruksi Perkaranya

Hal-hal lain seperti meminta izin orangtua dan mengabari keluarga serta kerabat dekat sebelum pergi pemotretan, wajib dilakukan para model. ’’Lebih baik kenali dulu fotografernya. Cari tahu ikut komunitas apa, di mana alamatnya. Lewat medsos (jejaring sosial) atau teman-teman,’’ tuturnya. (tam/hen)

 Panduan bagi Pemula

  1. Jangan pernah mau menerima ajakan fotografer jika belum kenal dengan baik.
  2. Bertanya kepada fotografer mengenai konsep pemotretan.
  3. Tanyakan lokasi dan spot-spot pemotretan.
  4. Hindari foto private, kecuali kenal baik dengan fotografernya.
  5. Tanyakan wardrobe atau kostum yang akan dipakai.
  6. Sebaiknya membawa teman lelaki, keluarga atau pacar/suami untuk mendampingi selama pemotretan.
  7. Attitude harus baik saat menolak ajakan fotografer.
  8. Meminta izin orangtua sebelum pemotretan.
  9. Mengabari, keluarga, teman atau kerabat terdekat di mana pemotretan berlangsung.
  10. Lebih baik kenali dulu fotografer dengan baik lewat komunitasnya atau jejaring sosial.

*sumber: Yuan Firdaus (Iwang) dari Aero Photography.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga