oleh

IMES, Aplikasi Layanan Pesan Bercita Rasa Indonesia

“Tentunya nanti ada beberapa fitur-fitur premium yang dapat pengguna tambahkan pada IMES, namun kami pastikan harganya masih terjangkau,” tambah Sony.

Menurutnya, PT Gobsindo Utama yang berdiri pada tahun 2012 lalu telah membuat sistem aplikasi pesan instan serupa di 20 negara. Sedangkan Imes kini sudah bisa diunduh di Google Play Store secara gratis.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang hadir dalam peluncuran IMES mengharapkan agar aplikasi “made in Indonesia” itu bisa mencapai 20 juta-30 juta pengguna pada akhir tahun 2015 ini. Mantan dirut Telkom itu menegaskan, kekuatan media sosial adalah pada penggunanya.

Baca Juga:  Desak Stop Impor Buah, Begini Permintaan Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono

“Yang penting Imes jalan dulu. Kekuatan utama dari messenger adalah pengguna. Kalau bisa mendapatkan 25-30 juta setidaknya di akhir tahun maka punya nilai tawar yang tinggi,” tuturnya.

MES memang memerlukan konektivitas jaringan 4G LTE untuk koneksi internet yang sangat cepat. Untuk itu, PT Gobsindo bekerja sama dengan para provider di Indonesia untuk memberikan layanan 4G kepada penggunanya.

Kemenkominfo pun akan mendesak semua provider di Indonesia untuk segera merampungkan jaringan 4G LTE di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Rudiantara, layanan 4G LTE sudah dicanangkan pada tahun 2014 silam dengan frekuensi 1800 Mhz.

Baca Juga:  Paman Nathalie Holscher Sebut Keponakannya Hanya Dijadikan Boneka oleh Sule

“Kita sedang menggalakan Internet Cepat dengan mobile broadband yakni 4G LTE di seluruh Indonesia, namun hal tersebut saat ini tidak mudah diwujudkan karena masih banyak pengguna layanan 2G di Indonesia yang menggunakan ponsel hanya untuk sms sehingga tidak membutuhkan koneksi internet yang sangat cepat” ujar Rudiantara.(mg2/jpnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga