Siapkan Topeng untuk Mali

104
BOJAN MALISIC

BOJAN MALISIC mendapat cedera cukup serius pada bagian hidungnya setelah berbenturan dengan Saepulloh Maulana, di pertandingan terakhir Persib ketika menjamu Mitra Kukar, Minggu (8/4) lalu, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Stopper Maung Bandung asal Serbia ini harus ditandu keluar lapangan karena tak mampu melanjutkan pertandingan, dokter tim, Rafi Ghani menjelaskan perkembangan terbaru pemain yang biasa disapa Mali ini, menurutnya, kondisi pemain berusia 33 tahun ini semakin membaik.

”Tadi udah dibuka tampon (alat serap) nya alhamdulillah gak ada pendarahan. Tapi masih tadi dipasang tampon yang lebh kecil mudah-mudahan gak ada pendarahan dan besok mulai latihan,” beber Rafi seperti dilansir laman resmi vikingpersib, kemarin.

ads

Hasil rontgen yang dilakukan Rafi mendapati jika Bojan mengalami cedera patah di hidungnya. Namun menurutnya, dari hasil pemeriksaan tidak memerlukan tindak lanjutan.

”Kalau lawan Arema tadi dokter spesialis silakan aja cuma yang jadi masalah bisa jadi jaminan gak. Nggak akan kena lagi di bagian hidung, besok rencana mencari topeng nya untuk pelindung hidung agak susah tapi kita akan cari,” lanjut Rafi.

Bojan sendiri dijelaskan Rafi mulai besok, Rabu (10/4), akan mengikuti sesi latihan Persib untuk menjaga kebugaran fisiknya.

Sebelumnya, Raffi Ghani mengaku elum bisa memastikan kondisi cedera Bojan Malisic yang mengalami pendarahan pada hidungnya akibat berbenturan dengan pemain Mitra Kukar.

Saat ini kata Raffi, Bojan masih menggunakan tampon (massa silinder yang berfungsi sebagai alat serap). Dia harus menunggu kepastian kondisi cedera pemain asal Serbia itu setelah dilepas tampon-nya, kemarin sore.

Raffi berharap, Bojan tidak mengalami cedera parah, artinya tidak terjadi patah hidung seperti yang dia khawatirkan. “Mudah-mudahan pendarahannya sudah tidak ada, terus memang ada deviasi yang bergeser di antara curah yang memisahkan antara lubang hidung kiri dan kanan, nanti setalah dibuka kita lihat apakah si deviasi-nya menganggu pernafasan atau ngak,” kata Rafi.

Bila tidak menganggu pernafasan, menurut Rafi, stopper asal Serbia itu sudah bisa kembali mengikuti sesi latihan persiapan duel pekan ke empat Liga 1 2018, di markas Arema FC yang akan digelar Minggu (15/4) mendatang.

”Tapi kalau tidak tinggal nunggu penyembuhan, dia sudah bisa latihan lagi dalam beberapa hari, itu pun kalau tidak menganggu pernapasan, tapi kalau menganggu pernapasan kita akan lakukan tidakan yang lain,” tuntasnya.

Kemungkinan besar kata Raffi, bila kondisi Bojan membaik menjelang duel kontra Arema, dia bisa saja direkomendasikan diturunkan kepada pelatih kepala Mario Gomez menghadapi Singo Edan, dan Bojan akan menggunakan pelindung wajah.

”Seperti itu, kita siapkan topeng untuk pelindung wajahnya untuk meminimalisir trauma di bagian hidungnya,” tuntas Raffi.

Sebelumnya, Tonny Sucipto pernah menggunakan topeng pelindung kepala akibat cedera dalam pertandingan Persib melawan Persiram Raja Ampat. Dia mendapatkan cedera setelah kepalanya berbenturan dengan pemain lawan. Akibat kejadian tersebut, Tony harus menerima luka 4 cm dan mendapat 6 jahitan. (vpc/ign)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.