Kenalkan anak tanam sayur, PAUD Bunda Asuh Nanda gandeng Pertanian

14
Sejumlah siswa kelas A saat diberikan pelatihan menaman sayur mayur di di PAUD Bunda Asuh Nanda Jln.Ujung Berung Indah Raya No. 1.

jabarekspres.com, BANDUNG – PAUD Bunda Asuh Nanda Unit Ujung Berung terpilih sebagai salah satu PAUD percontohan yang dipilih oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung dalam pelaksanaan pendampingan Program PAUD Holistik Integratif berdimensi Sosial Budaya dan Ekonomi (PAUD HISBE).

Program ini memicu PAUD untuk melaksanakan program pengajaran dari seluruh aspek termasuk salah satunya aspek sehat lingkungan dan semangat berwirausaha. Salah satu program pendampingan yang dilaksanakan di PAUD Bunda Asuh Nanda ini adalah pelaksanaan praktek menanam sayur oleh kelompok anak TK A dan TK B. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari rabu 12/09/2017 di PAUD Bunda Asuh Nanda Jalan Ujung Berung Indah Raya No.1.

“Kegiatan praktek menanam ini bertujuan untuk membangun cinta lingkungan pada anak. Hal ini juga akan mampu melatih anak untuk menghargai proses menanam hingga menghasilkan panen. Kemudian hal ini juga akan mampu membangun semangat wirausaha anak setelah ada hasil panen. Jadi dengan adanya satu kegiatan ini diharapkan akan memberikan lebih dari satu aspek pemahaman kepada anak. Dengan belajar menanam ini diharapkan mampu mengajari kesabaran, menghargai proses, membiasakan diri menanam tumbuhan kebutuhan sehari-hari tanpa membeli dan juga dapat menanamkan semangat wirsausaha,” ujar Kepala PAUD Bunda Asuh Nanda, Tati Juati.

Pelaksanaan kegaiatan ini merupakan hasil kerjasama sekolah dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung yang dipasilitasi oleh pendamping. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat sehingga Dinas Pangan dan Pertanian wajib mendukung permintaan dari sekolah terkait pengenalan tanaman.

Menurut Pengelola Kebutuhan Laboratorium Kultur Jaringan di UPT Pembibitan Dinas Pertanian Kota Bandung, Ibu Andin kegiatan pada hari ini terlibat langsung sebagai narasumber dalam kegiatan penanaman. “Bahwa Dinas Pangan dan Pertanian memiliki kegiatan pembinaan untuk anak sekolah PAUD hingga SMA. Untuk tingkat PAUD, pembinaan yang dilakukan yaitu pengenalan kepada anak mengenai jenis tanaman seperti kegiatan yang dilakukan yang hari ini. Kami terbuka jika ada sekolah lain yang ingin melakukan kegiatan seperti ini, insyaAllah akan kami support, pemohon dapat mengajukan surat permohonan kepada kami dan kami akan layani sesuai permintaan, contohnya permohonan narasumber, benih dan media tanam seperti permohonan yang dilakukan oleh PAUD Bunda Asuh Nanda,” imbuh Andin.

Kegiatan ini bertepatan dengan kunjungan monitoring pelaksanaan PAUD HISBE dari pengawas TK Wilayah Bandung Timur. Menurut Pengawas TK Wilayah Bandung Timur Dinas Pendidikan Kota Bandung, Kurniasih mengatakan kegiatan praktek menanam dinilainya bagus diterapkan di PAUD. “Apalagi sekarang Kota Bandung punya program PAUD HISBE yang memang semua aspek dari dimensi sosial budaya dan ekonomi harus diaplikasikan dalam bentuk pengarajan kepada anak usia dini. Sebagai salah satu PAUD percontohan program PAUD HISBE Kota Bandung, kegiatan praktek menaman ini unik ya, artinya untuk mengaplikasikan HISBE setiap PAUD memiliki keunikan masing-masing. Saya berharap, kegaiatan ini dapat terus dilaksanakan menjadi agenda rutin hingga produk hasil panennya terus bertambah. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi sekolah lain,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 13 orang anak dari TK A, sedangkan jumlah lainnya mengikuti kegiatan Klinik Sehat, kegiatan praktek gosok gigi, dan kegiatan Papasakan (cooking class). Terlihat antusiasme yang sangat besar dari anak-anak yang mengikuti kegiatan prakek tanam. Anak-anak TK A, diberikan media tanam, benih dan diberi penjelasan mengenai cara tanam terong, cabai rawit dan stroberi. Antusiasme anak-anak terlihat juga dari keberanian anak-anak untuk tidak takut terhadap kotoran dan menanam dengan benar memperhatikan apa yang dijelaskan oleh narasumber. Dinas pangan dan pertanain melalui UPT pembibitan juga memberikan bantuan berupa benih strawberryi yang siap dipindahkan ke pot dan juga benih sawi untuk sekolah.

Salah satu perwakilan pengurus POTM (Persatuan Orang Tua Murid) Ibu Sari yang pada hari ini hadir menyaksikan kegiatan praktek tanam disekolah, mengatakan bahwa saya melihat sendiri bagaimana antusiasme anak-anak yang begitu senang saat belajar menanam, mereka bahkan ada yang bilang ingin tanamannya dibawa kerumah ingin dirawat sendiri dan ada juga yang dirumahnya akan menamanam sayur sendiri aja karena hal ini menyenangkan. Saya sebagai orang tua sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena anak saya juga senang sekali mengikuti kegiatan ini. Hal ini akan merangsang anak untuk bersabar karena dalam proses tanam ini mereka belajar menanam dari mulai tumbuhan ditanam kecil, dirawat hingga bisa panen. ini bagus sekali menurut saya, semoga kegiatan ini terus berlanjut,” tambahnya.  ***

Penulis: Nina Marlina, S.A.P (Peneliti Muda Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Universitas Padjadjaran/Pendamping PAUD HISBE PAUD Bunda Asuh Nanda Unit Ujung Berung)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here