Jurnalis Amerika Tewas Terbunuh di Ukraina

Jurnalis amerika tewas
sumber foto: google
0 Komentar

Jabarekspres.comJurnalis amerika tewas di Irpin, Ukraina pada Minggu (13/03). Jurnalis, fotografer dan pembuat film bernama Brent Renaud tersebut tewas karena tertembak ketika meliput di pinggiran ibukota Kyiv.

Tidak hanya Brent, wartawan lainnya pun terluka di pinggiran ibukota yang saat itu terjadi penembakan intensif dari pasukan Rusia.

Pada saat bekerja, jurnalis tersebut sedang menggarap proyek Time Studios yang berfokus pada krisis pengungsi global, di lansir nytimes.

Baca Juga:Tagar #PrayForDokterSunardi Trending, Warganet Ucapkan BelasungkawaInilah Letusan Gunung Merapi Terbesar Sepanjang Sejarah

Anton Gerashchenko, seorang penasihat menteri dalam negeri Ukraina, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Renaud “membayar dengan nyawanya karena berusaha mengungkap kejahatan dan kekejaman.”

“Kami sangat sedih mendengar kematian Brent Renaud,” kata Danielle Rhoades Ha, juru bicara The Times. “Brent adalah pembuat film yang berbakat.” Imbuhnya.

Sebuah video yang diposting di halaman Instagram rumah sakit Okhmatdyt menunjukkan Juan Arredondo menggambarkan penembakan dari ranjang rumah sakit zrekan.

Rekan dari Brent ini mengatakan mereka di tembak di dalam mobil. Yakni setelah mereka melewati pos pemeriksaan saat akan merekam warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran.

Renaud telah berkontribusi di The Times pada tahun-tahun sebelumnya hingga 2015. Tetapi dia tidak sedang di tugaskan untuk perusahaan di Ukraina.

Laporan awal bahwa dia bekerja untuk The Times di Ukraina beredar karena dia ditemukan dengan lencana pers Times yang telah dikeluarkan untuk tugas bertahun-tahun yang lalu.

Renaud sebelumnya pernah bekerja untuk sejumlah organisasi media dan berita Amerika di masa lalu. Termasuk HBO, NBC, dan The New York Times.

Baca Juga:Fenomena Jasa Titip Minyak Goreng Muncul Karena LangkaFilipina Beralih ke New Normal Mulai Maret 2022

Mr. Renaud sering bekerja dengan saudaranya, Craig Renaud. Mereka memenangkan penghargaan Peabody untuk film dokumenter Vice News tentang sebuah sekolah di Chicago. Keduanya telah mengerjakan proyek film dan televisi dari zona konflik dan hot spot di seluruh dunia.

Selama dekade terakhir, mereka telah meliput perang di Irak dan Afghanistan, gempa bumi di Haiti. Kemudian kekerasan kartel di Meksiko dan pengungsi pemuda di Amerika Tengah, menurut situs web mereka.

Isu mengenai jurnalis amerika tewas ini tentunya bukanlah yang pertama terjadi.

0 Komentar