Contoh Teks Khutbah Jumat Isra Miraj: Perjuangan Baginda Nabi Meringankan Kewajiban Umat

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang Isra Miraj. (Pixabay/Mohamed_hassan)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Berikut teks contoh khutbah Jumat tentang Isra Miraj yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat 16 Januari 2026, nanti.

Melansir dari laman resmi NU Online, teks khutbah Jumat kali ini akan membahas tema Isra Miraj tentang “Perjuangan Baginda Nabi Meringankan Kewajiban Umat”.

Meskipun ibadah merupakan kewajiban setiap hamba kepada Tuhan, namun dalam konteks pengerjaannya ialah berlaku sebagai pembebanan tanggung jawab.

Baca Juga:Peta Kekuatan Ratchaburi FC, Lawan Persib di 16 Besar ACL Two25 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Ada Paket Pemain OVR Tinggi dan Ribuan Gems Gratis!

Sekalipun begitu, tekanan ini tidak akan pernah melewati kapasitas manusia. Akan tetapi perlu diketahui, dulu, Nabi Muhammad Saw pernah berjuang agar umatnya tidak terlalu berat dalam melaksanakan ibadah. Peristiwa itu terjadi pada saat Mi’raj.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ، فَشَرَّفَهُ بِمِعْرَاجِهِ، وَقَرَّبَهُ بِمُنَاجَاتِهِ، وَخَصَّهُ بِرَحْمَتِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنْجِي قَائِلَهَا عِنْدَ لِقَائِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، بَلَّغَ وَصَبَرَ وَجَاهَدَ فِي اللّٰهِ حَقَّ جِهَادِهِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَارْضَ اللّٰهُمَّ عَنْ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ تَعَالَى، وَ قَدْ قَالَ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Segala puji patut kita haturkan kepada Allah atas limpahan nikmat yang terus mengalir dalam kehidupan kita.

Dengan kasih sayang dan pertolongan-Nya berbagai urusan dimudahkan, kecukupan rezeki dianugerahkan, dan hati diberi kelapangan dalam menjalani hari.

Karena itu pada waktu yang penuh keberkahan ini, kita kembali dipertemukan dalam suasana Jumat yang mulia, untuk menundukkan hati dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa terlantun bagi Nabi Muhammad SAW, sosok pribadi agung yang menghadirkan cahaya keteladanan bagi umat manusia.

Beliau adalah sosok yang mengajarkan kebijaksanaan dalam bersikap, kesungguhan dalam berjuang, dan lemah-lembut dalam membimbing.

Semoga limpahan rahmat yang sama juga tercurah kepada keluarga beliau para sahabat para tabi’in serta siapa pun yang setia menapaki jalan hidup yang beliau wariskan.

Baca Juga:Tugas Pertama John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Setelah Resmi Diperkenalkan ke PublikJadwal Persib Setelah Jinakkan Persija, Kapan Main Lagi?

Selanjutnya marilah kita memperkuat ketakwaan kepada Allah ta’ala dengan kesadaran yang tumbuh dari dalam diri.

Takwa menjadi benteng yang menjaga manusia dari kerusakan perilaku dan kegelisahan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Di antara wujud ketakwaan yang paling dekat dan mudah diamalkan adalah dengan perantara mengikuti keseharian Rasulullah Saw, para sahabatnya dan ulama. Dalam QS. Al-Maidah ayat 35, Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, carilah wasilah (jalan untuk mendekatkan diri) kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya agar kamu beruntung.”

0 Komentar