JABAR EKSPRES – Kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan siswa SDN Cioray, Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, terus mengalir. Setelah sebelumnya mendapat perhatian dari jajaran Polres Tasikmalaya, kini Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya turut turun tangan dengan mendirikan tenda darurat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Pemasangan tenda dilakukan pada Jumat (6/11/2026) di Kampung Cioray RT 01/RW 02. Fasilitas sementara tersebut diharapkan menjadi solusi agar para siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran meskipun bangunan sekolah mereka mengalami kerusakan parah akibat ambruk.
Diketahui, salah satu bangunan SDN Cioray ambruk pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa itu membuat aktivitas belajar siswa terganggu. Bahkan, sebelumnya para siswa terpaksa memanfaatkan area teras sekolah untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.
Baca Juga:Wabup Tasikmalaya Soroti Citra Negatif BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Jadi SorotanBPBD Tasikmalaya: Ada 117 Bencana Selama Oktober, Kekeringan Masih Mendominasi
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adistya, mengatakan pendirian tenda darurat merupakan bentuk kepedulian Tagana terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang terdampak musibah.
Menurutnya, fasilitas sementara tersebut diharapkan dapat membantu pihak sekolah melanjutkan kegiatan belajar mengajar sambil menunggu penanganan dan perbaikan bangunan sekolah.
“Kami berupaya membantu menyediakan tempat sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Jangan sampai kondisi bangunan sekolah yang ambruk membuat semangat anak-anak untuk belajar ikut terhenti,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Jembar menambahkan, dalam kegiatan tersebut FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya juga bersinergi dengan Polres Tasikmalaya yang sebelumnya turut mendirikan tenda sebagai fasilitas pendukung aktivitas pendidikan para siswa.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Anggota Komite Sekolah SDN Cioray, Dudung, menyampaikan terima kasih kepada Polres Tasikmalaya dan FK Tagana yang telah menunjukkan kepedulian dengan membantu menyediakan tenda darurat.
Menurutnya, keberadaan tenda tersebut sangat bermakna bagi sekolah, terutama agar proses belajar mengajar tetap berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas setelah bangunan kelas ambruk.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Tasikmalaya dan Tagana yang sudah peduli dan membantu mendirikan tenda darurat. Bantuan ini sangat bermakna bagi kami agar proses belajar anak-anak tidak terganggu,” ungkap Dudung.
Baca Juga:Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Dokumen Ijazah Asli ke PN Jakarta TimurPersonel TNI AL Bergerak ke Jakarta, Ini Penjelasan Resmi Kadispenal
Namun, di balik apresiasi tersebut, Dudung juga menyampaikan bahwa sejak bangunan sekolah ambruk hingga saat ini pihaknya belum menerima bantuan dari pemerintah daerah untuk penanganan kerusakan bangunan sekolah.
