JABAR EKSPRES – TNI Angkatan Laut (AL) membenarkan adanya pergeseran personel dalam jumlah besar menuju wilayah Jakarta. Pengerahan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan negara sekaligus mendukung persiapan sejumlah agenda latihan militer yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, informasi mengenai pengerahan personel tersebut memang benar.
“Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personel TNI AL itu benar,” kata Tunggul saat menjawab ANTARA di Jakarta, Rabu.
Baca Juga:Jenderal Listyo Sigit Ditetapkan Sebagai Tersangka Skandal Penyadapan Ilegal PresidenPerkuat Pasokan Energi Nasional, PGN LNG Terima 25 Kargo LNG Hingga Triwulan III 2026
Tunggul menjelaskan, pengerahan pasukan dilakukan untuk menjalankan tugas negara sekaligus memastikan situasi keamanan masyarakat tetap terjaga.
Menurut dia, langkah tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Meski demikian, Tunggul tidak membeberkan secara terperinci alasan utama pengerahan personel maupun potensi ancaman yang menjadi latar belakang kebijakan tersebut.
Selain untuk menjaga keamanan, pergeseran personel juga berkaitan dengan agenda latihan militer yang akan digelar TNI AL dalam waktu dekat.
Salah satunya adalah persiapan latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir, Tangerang. Selain itu, TNI AL juga akan menggelar latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang.
“Pergeseran pasukan tersebut juga berkaitan dengan persiapan latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir Tangerang serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang yang akan dilaksanakan oleh TNI AL dalam waktu dekat,” jelas dia.
Namun, saat ditanya mengenai jumlah personel yang dikerahkan ke Jakarta, Tunggul belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.
