Nasib Korban Longsor Buana Flamingo Jadi Perhatian, DPRD Cimahi Siap Dampingi Warga

Nasib Korban Longsor Buana Flamingo Jadi Perhatian, DPRD Cimahi Siap Dampingi Warga
Longsor di Perumahan Buana Flamingo menjadi peringatan penting terhadap pembangunan hunian di kawasan lereng Kota Cimahi. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – DPRD Kota Cimahi menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi sekaligus mendampingi warga Perumahan Buana Flamingo yang terdampak bencana tanah longsor dalam memperjuangkan hak-haknya. Salah satu upaya yang akan dikawal adalah kemungkinan tuntutan ganti rugi kepada pihak pengembang.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, mengatakan pendampingan tersebut diperlukan agar warga mendapatkan kepastian atas hak-hak mereka, terutama menyangkut kerugian akibat bencana longsor yang terjadi di kawasan perumahan tersebut.

Menurut Wahyu, kondisi Perumahan Buana Flamingo yang relatif baru dibangun menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius. Terlebih, aspek kelayakan lahan dan keamanan bangunan merupakan bagian penting yang harus dipastikan oleh pengembang sebelum hunian dipasarkan kepada masyarakat.

Baca Juga:Longsor Berkali-kali, DPRD Cimahi Soroti Kelayakan Lahan Perumahan Buana FlamingoBelajar dari Longsor Buana Flamingo, DPRD Cimahi Minta Izin Perumahan di Lereng Diperketat

Ia menegaskan, warga yang telah membeli dan menempati rumah di kawasan tersebut memiliki kedudukan hukum untuk memperjuangkan haknya. Termasuk meminta pertanggungjawaban maupun ganti rugi apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian atau ketidaklayakan dalam proses pembangunan perumahan.

“InsyaaAllah kami selaku wakil rakyat siap mendampingi warga sampai hak-haknya terpenuhi,” kata Wahyu, Senin (2/11/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa status bencana alam tidak serta-merta menghapus tanggung jawab pengembang terhadap kelayakan lahan yang sebelumnya dipasarkan dan dijual kepada masyarakat.

“Bencana alam bukan serta-merta meniadakan tanggung jawab pembangun atas kelayakan lahan yang dijual kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk memastikan penyelesaian persoalan berjalan sesuai harapan, DPRD Kota Cimahi berencana melibatkan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. Langkah tersebut sekaligus untuk mendorong proses mediasi yang transparan serta mengutamakan perlindungan terhadap warga terdampak.

Wahyu menyebutkan, komunikasi antara DPRD, Pemerintah Kota Cimahi, dan pihak pengembang sejauh ini sudah terjalin. Koordinasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk mencari penyelesaian atas persoalan yang dihadapi warga Perumahan Buana Flamingo.

“Komunikasi antara DPRD, pemerintah kota, dan pihak pengembang sendiri telah terjalin sejauh ini,” ucapnya.

Baca Juga:Rumah Warga Terancam Usai Lima Kali Longsor di Perumahan Buana Flamingo CimahiAPPC Ketuk Pintu DPRD Cimahi, Izin Perumahan Tersendat Bikin Investasi Ikut Tertahan

Di sisi lain, pihak pengembang disebut telah melakukan langkah awal penanganan di lokasi kejadian. Meski demikian, DPRD Kota Cimahi menilai upaya penanganan darurat saja belum cukup untuk menyelesaikan persoalan yang dialami masyarakat.

0 Komentar