‘’Jangan terburu-buru mentransfer atau membagikan data, sekalipun suara atau wajah yang kita lihat tampak begitu meyakinkan,” sebut Nezar.
Sinergi Organisasi Pers Dorong Ruang Digital Safe
Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan menilai kejahatan siber era modern mengeksploitasi celah manipulasi psikologis dan visual.
“Kalau dulu kejahatan bisa dilihat dengan kasat mata, sekarang lebih modern. Ada rekayasa sosial yang memanfaatkan AI. Suara orang bahkan sampai wajah pun bisa diserupai, sehingga tidak sedikit masyarakat yang tertipu,” jelas Tantan.
Baca Juga:PT PPB Bakal Laporkan Dugaan Pembongkaran Pagar Revitalisasi Taman Bugar ke Polrestabes BandungWajah Baru DPUTR KBB Anni Roslianti Pengemban Misi AMANAH
Menutup rangkaian forum, Ketua Jurnalis Hukum Bandung (JHB) Suyono Widik menegaskan perlunya proteksi menyeluruh bagi pengguna teknologi.
“Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem digital yang aman di Kota Bandung sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan digital, terutama teknologi AI, dengan rasa aman,” pungkas Suyono. (yan).
