JABAR EKSPRES – Di balik suasana gelap dan nuansa misterius, perayaan Halloween di Associate Art Gallery & Cafe menyimpan pengalaman yang lebih dari sekadar hiburan.
Melalui tema Last Exhibition, seni pertunjukan menjadi daya tarik utama yang mengajak pengunjung terlibat langsung dalam suasana acara.
Cafe yang berada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini menghadirkan pertunjukan teatrikal kolaborasi bersama mahasiswa seni dari Studi Teater Unisba (Stuba), yang menjadi pembeda perayaan Halloween tahun ini.
Baca Juga:Spesial Halloween! Free Pemain OVR 106-113 dari Kode Redeem FC Mobile 1 November 2025Trans Studio Bandung Hadirkan Highschool Horror, Wahana Halloween Seru untuk Semua Usia
Berbeda dengan pertunjukan pada tahun sebelumnya yang lebih mengandalkan penampilan individu atau talent performance, kali ini Associate Art Gallery & Cafe menghadirkan konsep teatrikal yang dikemas secara khusus.
Para pengunjung tidak hanya duduk menyaksikan pertunjukan, tetapi juga diajak berinteraksi dan menjadi bagian dari suasana yang dibangun di tengah acara.
Koordinator Sales Marketing Associate Art Gallery & Cafe, Wanti, mengatakan, kolaborasi dengan mahasiswa tersebut merupakan upaya menghadirkan pengalaman seni yang lebih hidup dan interaktif bagi pengunjung.
“Kami biasanya mengadakan pertunjukan dengan bekerja sama bersama mahasiswa, terutama mereka yang memang bergerak di bidang seni. Kali ini kami menggandeng Stuba,” ujar Wanti, Sabtu (31/10/2026).
Dalam pertunjukan tersebut, para pemain akan tampil di tengah area acara dengan melibatkan audiens. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman yang berbeda, sekaligus mendekatkan pengunjung dengan seni pertunjukan.
Selain teatrikal, suasana Halloween juga diperkuat dengan konsep in the dark dalam rangkaian tur galeri bertajuk Fragment Collection. Pengunjung diajak menikmati pengalaman menjelajahi galeri dalam suasana minim cahaya yang selaras dengan tema misterius malam Halloween.
Wanti menjelaskan, konsep Halloween tahun ini juga memberikan kebebasan kepada pengunjung dalam memilih kostum. Tidak harus mengenakan pakaian horor, pengunjung dapat berkreasi menggunakan kostum karakter kartun maupun berbagai gimmick unik lainnya.
Baca Juga:Bantuan Pangan Oktober-Desember Dipercepat?Tambah Kekuatan Relawan Bencana, FK TAGANA Tasikmalaya Siapkan 7 Anggota Muda
“Untuk melengkapi pengalaman tersebut, kami menghadirkan tarot station dan photo booth. Sementara dari sisi kuliner, pengunjung dapat menikmati sajian dengan konsep buffet,” kata Wanti.
Wanti menyebutkan, jumlah pengunjung yang hadir dalam perayaan tersebut mencapai sekitar 50 orang. Antusiasme ini juga didukung strategi promosi melalui media sosial serta pemanfaatan database pelanggan.
