Tekan Sampah, Pemprov Jabar Mulai Libatkan Mahasiswa

Tekan Sampah, Pemprov Jabar Mulai Libatkan Mahasiswa
Sekda Herman berangkatkan mahasiswa.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemprov Jawa Barat mulai merealisasikan program kolaborasi dengan mahasiswa untuk penanggulangan sampah. Para mahasiswa diterjunkan ke masyarakat untuk edukasi menekan produksi sampah rumah tangga.

Seperti Sabtu (24/10), setidaknya ada 3 ribu mahasiswa yang mulai diterjunkan ke masyarakat. Mereka adalah para mahasiswa dari Telkom University.

Para mahasiswa itu disebar ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Misi utamanya adalah mengedukasi masyarakat untuk menekan produksi sampah hingga mengolahnya.

Baca Juga:World Bank Dukung Pengelolaan Sampah di Cimahi, TPS Sentiong Bakal DiperkuatPembakaran Sampah Tanpa Pengawasan Picu Kebakaran 400 Meter Persegi di Cimahi

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman menguraikan, pelibatan mahasiswa itu tentu bukan tanpa alasan. Saat ini Jawa Barat khususnya wilayah Bandung Raya di tengah ambang krisis sampah. Hal itu mengingat kondisi TPPAS Sarimukti yang nyaris penuh.

Sisi lainya, pelibatan mahasiswa itu juga bagian dari pendidikan. Mahasiswa dapat terjun ke masyarakat dan memahami langsung dinamikanya.

Khususnya perihal penanganan sampah. “Ini juga pembelajaran, karena bisa memahami langsung dinamikanya,” terangnya.

Herman melanjutkan, sasaran utama kegiatan yang dibalut dalam program KKN itu adalah mengedukasi masyarakat agar mengurangi, memanfaatkan, dan mendaur ulang sampah. Baginya masalah sampah itu tak bisa dituntaskan oleh pemda sendiri.

Namun harus ada kolaborasi yang baik dengan masyarakat. Termasuk dalam hal ini unsur kampus atau para mahasiswa. “Jadi perlu gotong royong atau bahu membahu,” jelasnya.

Menurut Herman, program itu juga masih selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yaitu fungsi pengabdian masyarakat.

Bagi Herman, masalah sampah ini sudah cukup krusial. Misalnya di wilayah Bandung Raya, produksinya bisa tembus 5 ribu ton per hari. Tapi yang bisa terkelola hanya 30 persen.

Baca Juga:Godog Payung Hukum, Pansus XXI Dorong Penguatan Partisipasi Masyarakat Olah SampahGenjot Pengolahan Sampah dari Rumah, DLH Cimahi Bidik Pengurangan Sampah 60 Persen

Di sisi lain, Pemprov memang telah berkomunikasi dengan sejumlah kampus di Jawa Barat. Targetnya adalah bisa menerjunkan 25 ribu mahasiswa ke masyarakat, itu untuk membantu edukasi hingga pengolahan sampah. (son)

0 Komentar