Strategi Pembenahan Rantai Pasok dan Suntikan Modal Perbankan Dongkrak Kinerja Pelaku Usaha Pakaian Anak

Jenama lokal asal Bandung, Cuit Babywear, berhasil bangkit dari tekanan operasional dan mencatatkan kenaikan k
Jenama lokal asal Bandung, Cuit Babywear, berhasil bangkit dari tekanan operasional dan mencatatkan kenaikan kinerja bisnis
0 Komentar

Lonjakan Omzet dan Perluasan Jaringan Distribusi

Selain permodalan, perusahaan memanfaatkan program pembinaan seperti keikutsertaan dalam gelaran BCA UMKM Fest dan BCA Bangga Lokal guna memperluas jangkauan pasar.

Pada perhelatan BCA UMKM Fest tahun 2025 dan 2026, Cuit Babywear tercatat konsisten menjadi salah satu gerai dengan nilai transaksi penjualan daring tertinggi.

Hasil dari penataan operasional dan dukungan likuiditas tersebut mulai terlihat pada kinerja keuangan perusahaan.

Baca Juga:Pengurus Pusat Ambil Sikap Tegas, Penyelenggaraan Musprov XVIII PMI Jabar Resmi DitundaMusprov PMI Jawa Barat Diwarnai Pemecatan Dua Pengurus Daerah Jelang Pemilihan

Cuit Babywear membukukan lonjakan penjualan sebesar 100% pada tahun 2023, yang kemudian berlanjut dengan pertumbuhan sekitar 200% secara beruntun pada tahun 2024 dan 2025.

Pada tahun 2026, manajemen menargetkan laju pertumbuhan yang stabil di kisaran 100%. Jangkauan distribusi produk kini telah menembus kota-kota besar di Pulau Jawa, khususnya kawasan Jabodetabek, serta mulai meluas ke wilayah luar Pulau Jawa.

Komitmen Pembiayaan dan Pendampingan UMKM

Dari sisi penyalur pembiayaan, pihak perbankan menilai ketahanan sektor UMKM merupakan pondasi penting bagi kestabilan perekonomian nasional.

Skema dukungan yang diberikan mencakup tiga pilar utama, yakni pembinaan, penyediaan infrastruktur pembayaran, dan penyediaan solusi pembiayaan.

“Kami bersyukur dukungan yang kami berikan dapat menjadi katalisator bagi UMKM untuk naik kelas secara berkelanjutan,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn /

Komitmen penyaluran dana ke sektor UMKM tecermin dari realisasi portofolio kredit UKM BCA yang tumbuh 6,9% year-on-year (YoY) hingga mencapai Rp134 triliun per Juli 2026.

Angka pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata penyaluran kredit UKM industri perbankan nasional yang mencatatkan pertumbuhan 1,2% YoY pada periode yang sama berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga:Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Ilegal Berkapasitas Ratusan Juta Butir di Bizpark KopoKejati Jabar Didesak Usut Kebijakan Infak Bupati Pangandaran di Tengah Gelombang OTT KPK

Guna mendukung peningkatan kapasitas para pelaku usaha secara komprehensif, program edukasi terstruktur terus dijalankan.

Sebanyak 1.829 UMKM telah mengikuti program pelatihan bisnis yang didukung 43 modul pembelajaran dan 52 jam pelatihan, mencakup pendampingan ekspor, literasi keuangan, hingga digitalisasi usaha.

“Melalui infrastruktur pembayaran, pembiayaan dan pemberdayaan, BCA berkomitmen mendampingi pelaku UMKM lokal seperti Cuit Babywear untuk naik kelas, memperkuat rantai pasok, dan mencetak pertumbuhan bisnis berkelanjutan secara jangka panjang,” kata Hera. (yan).

0 Komentar