JABAR EKSPRES – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selalu memberikan kemudahkan peserta untuk mengakses layanan kesehatan, termasuk saat membutuhkan tindakan operasi. Manfaat ini dirasakan oleh Nauval Adhitya Pratama (10) yang didampingi oleh sang ibunda Sri Piniawati (35).
Sri mengatakan untuk pelayanan JKN sudah mudah untuk diakses apalagi sekarang sudah ada aplikasi Mobile JKN. Mobile JKN adalah aplikasi resmi dari BPJS Kesehatan yang membantu peserta JKN mengurus layanan kesehatan lewat ponsel.
Pada awalnya Nauval susah untuk menelan makanan bahkan untuk minum air putih juga sakit dan kadang suka tiba tiba demam selama satu bulan terakhir.
Baca Juga:Final Party DBL West Java 2026: Empat Tim, Empat Misi Menuju Gelar Juara15 Pemain dan 4 Pelatih Masuk Nominasi Kopi Good Day First and Second Team Putri West Java 2026
“Awalnya gejalanya bengkak, kemudian susah makan bahkan minum juga sakit katanya. Terus suka tiba tiba demam batuk pilek selama sebulan,” ungkap Sri.
Karena sakit yang terus menerus seperti itu Sri awalnya membawa Nauval ke klinik untuk diperiksa dan diberi tahu amandelnya bengkak dan mengharuskan untuk tindakan operasi karena amandelnya sudah bengkak besar.
“Di bawa ke klinik sewaktu demam dan dikasih tahu jika amandelnya bengkak lagi. Jadi jika mau anaknya sehat kembali harus dioperasi amandelnya,” tambah Sri.
Nauval adalah peserta JKN segmen mandiri kelas 2. Orang tuanya rajin untuk membayar tiap bulannya supaya kesehatan mereka terjamin jika sewaktu waktu memerlukan layanan fasilitas kesehatan (faskes) seperti yang dialami Nauval sekarang.
Sri menuturkan bahwa keputusan untuk melakukan operasi amandel bukan tanpa pertimbangan.
Ia sempat merasa khawatir mengingat usia Nauval yang masih tergolong anak-anak, namun setelah mendapat penjelasan dari dokter mengenai risiko jika amandel yang bengkak dibiarkan tanpa penanganan, ia akhirnya memantapkan diri untuk membawa Nauval menjalani tindakan operasi demi kesembuhan yang lebih maksimal.
Proses menuju operasi pun tengah dijalani sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan awal hingga rujukan untuk persiapan tindakan di rumah sakit. Sri mengaku selama proses tersebut berlangsung, ia tidak menemukan kendala berarti, termasuk soal administrasi kepesertaan JKN yang dimiliki keluarganya.
Baca Juga:SOR Mangunreja Tak Ingin Cuma Asal Jadi, Pemkab: Yang Dikejar Selesai dengan BenarCegah Narkoba dari Sekolah, Polsek Tanjungjaya Bekali Pelajar Agar Berani Berkata Tidak
Kemudahan mengakses aplikasi Mobile JKN turut membantu Sri dalam memantau status kepesertaan serta mengurus keperluan administrasi lain tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
