JABAR EKSPRES – Setelah lebih dari satu dekade terhenti, pembangunan SOR Mangunreja di kawasan Pasir Kaliki kembali bergerak.
Namun, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan, proyek yang telah lama dinantikan masyarakat itu tidak boleh sekadar selesai di atas kertas.
Pemkab Tasikmalaya ingin memastikan pembangunan sarana olahraga tersebut benar-benar berkualitas, tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga:Cegah Narkoba dari Sekolah, Polsek Tanjungjaya Bekali Pelajar Agar Berani Berkata TidakOmbudsman Bongkar Hunian 'Standar Apartemen' di Lapas Cibinong, Ada Dapur hingga Kulkas
Kepala DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, mengatakan pihaknya tidak ingin ukuran keberhasilan pembangunan hanya dilihat dari seberapa besar anggaran yang terserap.
“Prinsipnya target kita bukan sekadar menyerap anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan bermanfaat,” kata Deden saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, SOR Mangunreja merupakan fasilitas yang sudah lama dinantikan masyarakat.
Karena itu, proses pembangunan akan dikawal agar berjalan sesuai target, baik dari sisi waktu, mutu maupun administrasi.
“Yang kita kejar bukan hanya selesai dibangun, tetapi selesai dengan benar,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penting mengingat pembangunan SOR Mangunreja bukan proyek baru.
Pembangunannya telah dimulai sejak 2014, namun hingga kini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan.
Kini, Pemkab Tasikmalaya kembali menyiapkan kelanjutan pembangunan dengan gambaran kebutuhan anggaran sekitar Rp72 miliar. Angka tersebut masih dalam proses verifikasi dan belum menjadi nilai final dalam DPA.
Baca Juga:Dua Tahun Berjuang Buka C1 Plano, Sengketa Pemilu 2024 Tasikmalaya Kini Masuk Babak Eksekusi PTUNKenal di Rinjani, Lanjut Naik Kerinci, Pasangan Ini Akhirnya Menikah
Sejumlah pekerjaan yang direncanakan antara lain pembangunan jalan dan jembatan penghubung, tribun timur stadion, pagar keliling, pematangan lahan, lapangan sepak bola hingga jogging track.
Rencana tersebut mengemuka setelah Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat kerja dengan DPUTRLH pada 23 September 2026.
Pekerjaan ditargetkan mulai Oktober dan selesai sebelum akhir Desember 2026.
Dengan waktu pengerjaan yang relatif singkat, kualitas pekerjaan menjadi salah satu tantangan utama.
Apalagi, proyek tersebut membawa beban sejarah panjang pembangunan yang tertunda.
Terpisah, Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, sebelumnya menilai kelanjutan pembangunan SOR Mangunreja dapat menjadi bagian penting dari sejarah baru olahraga di Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Erry, keberanian pemerintahan Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi melanjutkan pembangunan sarana olahraga yang telah lama terbengkalai merupakan langkah penting.
