Tiga Rumah Panggung di Bojonggambir Ludes Dilalap Api, Diduga Bara Tungku Gula Aren Jadi Pemicu

Kebakaran di Bojonggambir Tasikmalaya. Foto : Dok. Polsek Bojonggambir
Kebakaran di Bojonggambir Tasikmalaya. Foto : Dok. Polsek Bojonggambir
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tiga rumah panggung di Kampung Cikayang, Desa Mangkonjaya, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Sabtu (19/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu diduga dipicu sisa bara dari tungku pembuatan gula aren. Bara yang masih menyala diduga menyambar dinding bilik bambu hingga api dengan cepat membesar dan merambat ke dua rumah di sebelahnya.

Tiga rumah yang terbakar masing-masing milik Majen (65), Yayah (66), dan Efe Safei (51).

Baca Juga:Kebun Raya Kenalkan Koleksi Tumbuhan Indonesia di FLOII Expo 2026 Lewat Booth InteraktifKunjungi Tasik, Kapolda Intruksikan Tindak Tegas dan Terukur untuk Begal dan Geng Motor Pembuat Onar

Kapolsek Bojonggambir Ipda Yayat Very Hidayat dalam keterangannya mengatakan, saat kebakaran terjadi, ketiga pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi. Mereka tengah pergi ke sawah dan ladang yang berada tak jauh dari rumah.

“Api diperkirakan dari sisa tungku pembuatan gula aren milik Saudara Majen yang berada di dapur, kemudian merambat ke dinding yang terbuat dari bilik dan langsung membakar tiga unit rumah,” ujar Yayat.

Bara Tungku Berujung KebakaranApi pertama kali diketahui muncul dari bagian dapur rumah Majen. Ruangan tersebut sehari-hari digunakan untuk proses memasak gula aren.

Diduga masih terdapat bara api setelah aktivitas memasak selesai. Bara tersebut kemudian menyambar bagian dinding bilik yang mudah terbakar.

Kondisi rumah yang mayoritas menggunakan material kayu dan bilik bambu membuat api dengan cepat membesar. Kobaran api kemudian menjalar ke dua rumah panggung yang berada di sebelahnya.

Kepulan asap yang membubung membuat warga sekitar panik. Saksi Nunung Toyibah dan Samsudin Mohamad yang pertama melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan.

Warga pun berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak semakin meluas.

Baca Juga:KSP Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah TanggaRumah dan Toko Sembako di Cipatujah Ludes, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Petugas Polsek Bojonggambir yang menerima laporan segera mendatangi lokasi bersama unsur pemerintah desa. Upaya pemadaman akhirnya berhasil mencegah api menjalar ke rumah warga lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, tiga rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp185 juta.

Rumah milik Majen berukuran 7×5 meter mengalami kerugian sekitar Rp60 juta. Rumah Yayah berukuran 6×4 meter mengalami kerugian sekitar Rp50 juta, sedangkan rumah Efe Safei berukuran 9×6 meter mengalami kerugian sekitar Rp75 juta.

0 Komentar