JABAR EKSPRES — Laporan keuangan tahun buku 2025 milik Lembaga Amil Zakat Persatuan Islam (LAZ PERSIS) kembali berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Ketua Dewan Syariah LAZ PERSIS sekaligus Sekretaris Umum PERSIS, Dr. H. Haris Muslim, Lc., mengatakan, capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Budiandru dan Rekan dalam kegiatan Exit Meeting audit yang digelar pada 2 September 2026.
‘’Prestasi ini mencatatkan rekor opini WTP ke-16 secara berturut-turut dalam rekam jejak pengelolaan keuangan lembaga,’’ ujar Haris dalam keterangannnya kepada Jabar Ekspres
Baca Juga:Dugaan Nepotisme Melilit Kursi Dirut Perumda Tirtawening Kota BandungDPP GMHI Desak Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Rp39 Miliar Perumdam Tirta Darma Ayu
Menurutnya, berdasarkan laporan auditor independen, penyajian posisi keuangan per 31 Desember 2025, termasuk kinerja keuangan dan arus kas, dinilai wajar dalam seluruh hal yang material sesuai Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah.
Aset Meroket Capai Rp57,6 Miliar
Direktur Utama LAZ PERSIS, Heri Solehudin, S.E mengatakan, capaian opini tertinggi tanpa emphasis of matter atau catatan khusus dari auditor independen ini berjalan beriringan dengan lonjakan signifikan pada kinerja kelembagaan.
Dalam laporan keuangan tahun 2025 yang telah selesai diaudit, LAZ PERSIS berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp57,6 miliar.
Angka tersebut ditopang oleh lonjakan pertumbuhan aset lembaga yang mencapai 49 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
Penegakan Prinsip Syariah dan Amanah Umat
Ketua Dewan Syariah LAZ PERSIS sekaligus Sekretaris Umum PERSIS menekankan bahwa akuntabilitas tata kelola zakat memiliki dimensi kepatuhan syariah yang sangat luas.
Opini WTP yang diraih secara konsisten merupakan bentuk penghargaan terhadap ikhtiar LAZ PERSIS dalam menjaga amanah umat. Lebih dari sekadar capaian administrative.
‘’Ini adalah bagian dari upaya memastikan bahwa dana zakat dikelola secara benar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Heri.
Baca Juga:Aliansi Aktivis Jawa Barat Desak DPP PAN Copot Ketua Fraksi DPRD KBB Dona Ahmad MuharramRicheese Dijadikan Makanan Favorit Istana Kepresiden untuk Suvenir yang Dibagikan ke Masyarakat
Penguatan Jaringan 29 Kantor Layanan
Pihak manajemen memastikan bahwa predikat ini akan menjadi landasan utama untuk memperketat efektivitas pendistribusian dana ZIS serta menjaga integritas sistem single entity di seluruh jaringan lembaga.
WTP ke-16 secara berturut-turut tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Ini bukan sekadar tentang mempertahankan sebuah opini audi.
