Untuk persoalan anggaran, Nur menyebut pihaknya menerima banyak laporan terkait kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Namun, keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh kebutuhan dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran.
“Untuk penganggaran, tahun ini sudah banyak laporan yang kami sampaikan. Kalau memang belum bisa diselesaikan tahun ini, akan kita lanjutkan pada 2027,” ujarnya.
Nur juga mengapresiasi dukungan pihak swasta dalam membantu perbaikan fasilitas SMPN 2 Ngamprah. Salah satunya melalui Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat yang turut membantu rehabilitasi toilet sekolah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Baca Juga:Bambu Lab Resmi Hadir di Bandung, Buka Creative Hub Offline Pertama di Jawa BaratSekolah Rakyat Bandung Barat di Ujung Ketidakpastian
“Kami juga dari pihak DPRD mengucapkan terima kasih kepada REI Jawa Barat, dalam hal ini REI Kelayakan Bandung Barat. Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini sangat bermanfaat dan REI semakin sukses,” pungkasnya. (Wit)
