JABAR EKSPRES – Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui kecolongan setelah melihat langsung kondisi SMPN 2 Ngamprah yang memprihatinkan.
Ketua Komisi IV DPRD KBB, Nur Djulaeha, mengaku kecewa dengan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang masih ditemukan dalam kondisi tidak layak. Apalagi, fasilitas sekolah merupakan salah satu representasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Pengawasan hari ini seperti apa? Mungkin sama seperti Bupati, kita cukup kecewa dengan kondisi yang terjadi hari ini,” ujar Nur Djulaeha saat meninjau SMPN 2 Ngamprah, Senin (24/8/2026).
Baca Juga:Bambu Lab Resmi Hadir di Bandung, Buka Creative Hub Offline Pertama di Jawa BaratSekolah Rakyat Bandung Barat di Ujung Ketidakpastian
Ia menegaskan, fungsi pengawasan DPRD selama ini tetap berjalan. Dalam setiap rapat kerja bersama pemerintah daerah, pihaknya selalu mengingatkan pentingnya perhatian terhadap sarana dan prasarana sekolah.
“Kita selalu menyampaikan dalam setiap rapat kerja bahwa sarana dan prasarana merupakan representasi dari dunia pendidikan. Itu yang selalu kita tekankan,” katanya.
Meski demikian, Nur mengakui masih ada kondisi di lapangan yang luput dari pengawasan DPRD. Ia menyebut kondisi SMPN 2 Ngamprah menjadi salah satu contoh bahwa pengawasan perlu terus diperkuat, termasuk di wilayah yang berada dekat dengan pusat perkotaan.
“Kita mungkin kecolongan. Di wilayah perkotaan, kok bisa terjadi kondisi seperti ini,” ucapnya.
Menurut Nur, persoalan tersebut kini tengah ditindaklanjuti. Dinas Pendidikan KBB juga turun langsung ke sekolah sesuai arahan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail untuk mengecek kondisi fasilitas sekaligus menentukan langkah perbaikan.
Nur menegaskan, DPRD tidak ingin pemerintah baru bergerak setelah persoalan fasilitas sekolah menjadi viral dan mendapat perhatian publik. Ia memastikan pengawasan terhadap kondisi sekolah akan terus dilakukan, baik jenjang SD maupun SMP.
“Tadi juga sudah disampaikan kepada Bupati bahwa tidak hanya sekolah ini saja. Jangan sampai viral dulu baru ada tindakan,” tegasnya.
Baca Juga:DLH Bandung Barat Identifikasi Perusahaan yang Diduga Cemari Sungai CihaurJeje Dorong Pembenahan Fasilitas dan SDM RSUD di Bandung Barat
Ia mengatakan, hasil pengawasan DPRD terhadap kondisi sekolah selama ini juga disampaikan kepada Dinas Pendidikan KBB untuk ditindaklanjuti. Apabila terdapat fasilitas yang membutuhkan perbaikan, DPRD akan mendorong agar persoalan tersebut masuk dalam pembahasan penganggaran.
