Antusiasme warga juga terlihat ketika konsep superhero diumumkan. Ujang mengaku banyak warga yang memberikan dukungan, termasuk dalam bentuk sumbangan untuk menunjang pelaksanaan acara.
“Saya tinggal mengizinkan aja bagi saya mah. Saya juga mengucapkan terima kasih juga kepada yang mau menyumbang dari warga sini memang,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna RT 006 RW 003, Adi Juniawan, mengatakan kehadiran superhero memang difokuskan sebagai sarana hiburan bagi anak-anak sekaligus warga yang datang bersama keluarganya.
Baca Juga:FK Tagana Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Kerahkan 20 Personel Bersihkan DAS CikuntenKemenkeu Perkuat Pengawasan Anggaran Program MBG di Daerah
“Jadi kita sebagai karang taruna pengen menghibur anak-anak sama yang tua, orang tuanya juga sama. Kan harus terhiburlah dengan hadirnya superhero ini membantu banget sih, membantu banget buat menghibur,” ungkap Adi.
Para pemeran superhero tidak seluruhnya berasal dari lingkungan RT setempat. Adi mengatakan sebagian merupakan warga dan sebagian lainnya berasal dari luar lingkungan.
“Jadi kita random, ada yang dari warga, ada juga dari luar,” jelas Adi.
Persiapan kegiatan dilakukan sekitar dua pekan. Namun, Adi mengakui waktu yang tersedia cukup terbatas sehingga panitia harus menyesuaikan konsep dengan kondisi anggota yang terlibat.
“Cuman kita lihat anggotanya dulu, jadi sebenarnya harus jadi,” terangnya.
Sejumlah karakter superhero turut ditampilkan, di antaranya Spider-Man dan Power Rangers. Kostum yang digunakan pun beragam karena sebagian disediakan melalui dukungan warga.
“Jadi, tentu kadang-kadang ada yang ambil kostum superhero-nya beda lagi. Jadi enggak tentulah. Dan Alhamdulillah ada yang nyumbang,” ungkap Adi.
Baca Juga:Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Pimpin PWI Jabar 2026–2031, Oland Sibarani Kembali Nahkodai Dewan KehormatanMenteri UMKM Segera Tetapkan Diskon Biaya Layanan 50 Persen untuk Produk Lokal
Menurut Adi, kehadiran superhero memberikan warna berbeda dalam perayaan HUT RI di lingkungan tersebut. Selain menjadi hiburan, kegiatan itu dinilai mampu meningkatkan antusiasme anak-anak terhadap perayaan kemerdekaan.
“Membantu untuk menghibur anak-anak juga. Jadi intinya poin utamanya buat menghibur doang sih. Antusiasnya juga tinggi, jadi beda dari karang taruna yang lain,” tandas Adi. (Mong)
