Jembatan Merah Putih Presisi di Cicalengka-Rancaekek Diresmikan, Bantu Akses Warga hingga Pemakaman

Jembatan Merah Putih Presisi di Cicalengka-Rancaekek Diresmikan, Bantu Akses Warga hingga Pemakaman
Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, dengan Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, resmi diresmikan secara serentak bersama Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis (13/8/2026). Foto: Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

Menurut Aceng, jembatan tersebut juga sangat penting ketika ada warga yang meninggal dunia. Sebab, lokasi pemakaman berada di sisi lain jembatan sehingga sebelumnya warga harus menempuh jalur memutar.

“Iya, waktu baru pertama diresmikan Kapolresta, satu minggu kemudian ada yang meninggal. Kalau jalan kaki harus ke sana jauh. Ambulans enggak ada. Alhamdulillah, ini sudah beres. Ini juga jalan ke sini, makamnya di sana,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan, termasuk Presiden RI, karena infrastruktur tersebut kini membuka akses yang lebih mudah antara Desa Panenjoan dan Desa Nanjung Mekar.

Baca Juga:Proyek Pembangunan Underpass Gatsu dan Pemeliharaan Jembatan di Cimahi Digulirkan, Pemkot Soroti IniPembangunan Underpass dan Jembatan Pemkot Dimulai, Wali Kota Cimahi Minta ASN Atur Waktu Berangkat

Aceng juga menegaskan warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Insyaallah. Bukan insyaallah, tapi harus dirawat! Itu ada: Jaga, Rawat, Jawa Barat! Itu bahasa terakhirnya. Makanya untuk ke depannya, ini dirawat sebaik-baiknya. Bukannya insyaallah, tapi harus!” tegasnya.

Jembatan Merah Putih tersebut kini menjadi akses vital bagi masyarakat dua desa dan dua kecamatan. Selain menunjang mobilitas pendidikan, kegiatan keagamaan, dan pekerjaan, keberadaannya juga mempermudah akses sosial warga, termasuk menuju lokasi pemakaman.

0 Komentar