Tesavara Buka Babak Baru, Kenalkan Identitas Baru Lewat Pop Up Market di Tapal

Tesavara Buka Babak Baru, Kenalkan Identitas Baru Lewat Pop Up Market di Tapal
Tesavara Buka Babak Baru, Kenalkan Identitas Baru Lewat Pop Up Market di Tapal
0 Komentar

Dari sisi warna, Tesavara memilih dominasi palet netral yang dinilai lebih mudah dipadukan dengan berbagai gaya serta memiliki karakter timeless. Sementara itu, sentuhan warna biru turut diberikan untuk menghadirkan kesan yang lebih manis dan memberikan karakter tersendiri pada koleksi.

Tak hanya pakaian, Tesavara juga melengkapi pilihan produknya dengan berbagai item fesyen lain, mulai dari scarves hingga dress dan set yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

Perwakilan Divisi Marketing PT Isvara Yasa Abadi, Ridho, mengatakan Tesavara didirikan oleh Gita Savitri Devi dan Grecia Suhardi pada 2017.

Baca Juga:Kawal Perda Keolahragaan, Golkar Cianjur Komitmen Dorong Prestasi dan Kesejahteraan AtletKawal Perda Keolahragaan, Golkar Cianjur Komitmen Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Atlet

Memasuki usia ke-9, Tesavara melihat adanya perubahan karakter konsumen yang turut menjadi bagian dari perjalanan brand tersebut.

“Tesavara sekarang banyak dari remaja ke dewasa. Jadi, lebih matang, tidak hanya secara visual, tetapi dari maknanya pun berbeda,” ujar Ridho.

Menurut Ridho, perubahan karakter konsumen tersebut menjadi salah satu pertimbangan Tesavara dalam melakukan rebranding. Brand ingin memastikan produk dan identitas yang ditawarkan tetap relevan dengan perkembangan perempuan yang menjadi bagian dari konsumennya.

“Kita sadar bahwa hidup itu bertumbuh. Sebagai teman perjalanan Tesavara Woman, kita ingin selalu berada, relate, dan relevan bersama mereka,” katanya.

Utamakan Produk Timeless dan Nyaman

Meski menghadirkan identitas baru, Tesavara tetap mempertahankan sejumlah karakter yang selama ini menjadi bagian dari produknya, yakni desain yang timeless, nyaman digunakan, sekaligus tetap terjangkau.

Karakter tersebut membuat koleksi Tesavara dapat dikenakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari tanpa harus terbatas pada kelompok usia tertentu.

“Affordable, timeless, dan nyaman. Untuk kegiatan sehari-hari sangat memungkinkan dipakai,” ujar Ridho.

Baca Juga:UNPAD Borong Dua Gelar Juara di Kejurnas Salman Al Farisi Baseball Softball Championship V 2026Sembilan Tahun Berkembang, Tesavara Beranjak dari Gaya Remaja ke Fashion yang Lebih Dewasa

Tesavara pun tidak ingin membatasi target konsumennya hanya pada perempuan muda. Brand tersebut berupaya menjangkau perempuan dari berbagai kelompok usia yang memiliki aktivitas, karakter, serta kebutuhan berpakaian yang beragam.

Dengan demikian, rebranding yang dilakukan bukan hanya berkaitan dengan bagaimana Tesavara ingin terlihat, tetapi juga bagaimana brand tersebut ingin terus menemani konsumen dalam berbagai tahap kehidupannya.

Gabungkan Fashion, Art, hingga Kuliner

0 Komentar