Dedi Mulyadi Respons Penebangan Pohon Imbas Penataan Gedung Sate, Kecil dan Diganti

Dedi Mulyadi Respons Penebangan Pohon Imbas Penataan Gedung Sate, Kecil dan Diganti
Lokasi Pohon yang hilang di Lapangan Gasibu yang kini berubah jadi lajur baru Jalan Sentot. (Foto: Son/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi buka suara terkait dugaan penebangan pohon dalam proyek penataan Lapangan Gasibu dan Halaman Gedung Sate. Ia mengakui, namun pohon yang dimaksud adalah pohon yang kecil dan sudah diganti.

Hal itu diungkapkan Dedi pada Rabu (5/8/2026). Ia menuturkan, secara ukuran pohon tersebut tidak terlalu besar. “Iya pohonnya pohon kecil, bukan pohon besar ya,” jelasnya.

Dedi melanjutkan, pohon yang dimaksud adalah pohon angsana. Menurutnya pohon itu juga lebih cocok untuk diganti. “Pohonnya pohon angsana. Sudah diganti dengan pohon yang lebih banyak lagi dan sudah ditanam, dan sudah tumbuh. Jadi satu pohon diganti oleh 50 pohon,” cetusnya.

Baca Juga:Buntut Penataan Halaman Gedung Sate, Sejumlah Pohon Diduga Turut DitebangSelain Penebangan Pohon, Farhan Juga Soroti Keberadaan Videotron di Gedung Padel Cihapit

Dedi menguraikan, pohon angsana itu menurutnya kurang tepat juga untuk dipertahankan. “Ketika pohon angsana itu ada di pinggir jalan, dia tuh menyerap air bukan menghasilkan air. Dan burung itu nggak bisa tinggal di pohon angsana makanya sekarang diganti, Kami banyak nanam pohon asem jawa,” cetusnya.

Sementara itu jika mengacu data rekaman Google Maps, sejumlah pohon yang “hilang” dalam proyek penataan Lapangan Gasibu itu tentu tidak bisa dibilang ukuran kecil. Beberapa terlihat sudah dalam ukuran besar.

Sebelumnya, sejumlah pohon besar di area Lapangan Gasibu diduga turut ditebang, buntut proyek penataan halaman depan Gedung Sate.

Pantauan Jabar Ekspres Selasa (4/8), pengerjaan proyek itu masih berlangsung. Sejumlah pagar penutup proyek juga nampak masih berdiri kokoh, utamanya menutup area Jalan Diponegoro depan Gedung Sate.

Namun sebagian pengerjaan sudah ada yang bisa diakses publik, yakni jalur baru Jalan Sentot Alibasyah. Lokasi jalur tersebut ada di sisi timur Lapangan Gasibu. Dulunya Jalan itu hanya dua jalur tapi kini menjadi tiga jalur.

Lalu yang jadi sorotan adalah keberadaan sejumlah pohon besar yang dulunya tumbuh di sisi timur Lapangan Gasibu tersebut. Pohon-pohon itu “hilang” seiring dibukanya jalur baru Jalan Sentot Alibasyah itu. (Son)

0 Komentar