JABAR EKSPRES – Upaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mengenalkan pariwisata Jabar ke pasar Kuala Lumpur berbuah manis. Setidaknya, Rp 4,7 miliar transaksi ekonomi berhasil dibukukan.
Disparbud sengaja memboyong beberapa iKON wisata Jabar ke salah satu event internasional yang digelar di Kuala Lumpur pada 4-6 September lalu. Namanya MATTA Fair.
Kehadiran beberapa ikon wisata Jabar ternyata disambut manis. Karena setidaknya sebanyak 94 paket wisata dengan total 989 pax berhasil terjual kepada pasar Malaysia.
Baca Juga:Green Forest Resort & Wedding Hadirkan Flash Sale September, Deluxe Room Mulai Rp700 Ribu99 Mahasiswa Tasikmalaya Dapat Beasiswa Baznas, Bupati: Kelak Jadi Pemberi Manfaat
Kemudian taksiran transaksi ekonominya juga tidak sedikit, yakni sebesar RM 1.103.514 atau setara Rp4,77 miliar. “Tentu ini capaian positif, ” kata Kepala Disparbud Jabar Iendra Sofyan, dalam keterangan Sabtu (19/9).
Iendra melanjutkan, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan industri dalam memperluas pasar pariwisata Jawa Barat. Hal itu membuktikan kuatnya dampak kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata dalam menembus pasar internasional.
Selain menghasilkan transaksi, MATTA Fair menjadi kesempatan bagi pelaku industri Jawa Barat untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membaca perkembangan pasar pariwisata global. Di pameran itu, relasi bisa dibangun. Sehingga tak hanya kesempatan promosi.
Antusiasme pasar Malaysia juga terlihat dari aktivitas di booth Jawa Barat selama penyelenggaraan. Promosi destinasi turut diperkuat melalui tiga aktivasi ekonomi kreatif dan tiga aktivasi budaya yang memperkenalkan keragaman Jawa Barat kepada pengunjung.
Event semacam itu bakal berdampak positif untuk memancing wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Jawa Barat. Di sisi lain, Jawa Barat juga telah siap dengan berbagai infrastrukturnya untuk menyambut wisatawan. Termasuk berbagai pertunjukan budayaanya. (son)
