UPI dan MGMP Jabar Perkuat Kompetensi Pembelajaran Digital Bagi Guru Geografi Bandung Raya

Guru Geografi Bandung Raya Dibekali Teknologi Google Earth Engine, UPI dan MGMP Jabar Perkuat Kompetensi Pembe
Guru Geografi Bandung Raya Dibekali Teknologi Google Earth Engine, UPI dan MGMP Jabar Perkuat Kompetensi Pembelajaran Digital
0 Komentar

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dengan komunitas guru dalam meningkatkan mutu pendidikan geografi di Indonesia.

Menurutnya, sinergi antara Program Studi SaIG UPI dan MGMP Geografi Jawa Barat diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan pelatihan saja, tetapi terus berkembang melalui berbagai program peningkatan kompetensi guru yang berorientasi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Memasuki sesi materi, Dr. Lili Somantri memberikan pengenalan mengenai konsep dasar penginderaan jauh beserta perannya dalam menganalisis berbagai fenomena yang terjadi di permukaan bumi. Materi tersebut menjadi fondasi sebelum peserta mempelajari penggunaan platform Google Earth Engine secara lebih mendalam.

Baca Juga:OLXmobbi Permudah Upgrade Mobil di GIIAS 2026, Siapkan Cashback hingga Rp35 Juta dan Layanan Trade-inbank bjb Perluas Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan Lewat Program Dana Pensiun Berkelanjutan

Selanjutnya, Achmad Fadhilah, S.Pd., M.Sc., memperkenalkan Google Earth Engine mulai dari konsep komputasi awan, cara mengakses citra satelit, hingga berbagai fitur analisis geospasial yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran geografi.

Tidak hanya menerima materi secara teoritis, peserta juga mengikuti sesi praktik yang didampingi langsung oleh tim instruktur bersama mahasiswa Program Studi Sains Informasi Geografi UPI.

Pada sesi tersebut, para peserta terlebih dahulu membuat akun Google Earth Engine sebelum mempelajari tahapan pengolahan citra satelit secara bertahap. Mulai dari mengakses data citra, menentukan titik sampel, menyusun model klasifikasi penutup lahan menggunakan algoritma Random Forest, hingga melakukan evaluasi hasil klasifikasi melalui penghitungan tingkat akurasi.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dengan instruktur mengenai penerapan metode Random Forest, teknik analisis citra satelit, hingga berbagai fitur Google Earth Engine yang dapat diadaptasi menjadi media pembelajaran di ruang kelas.

Sebagai penutup, peserta dikenalkan dengan Google Earth Engine Apps yang memungkinkan hasil analisis geospasial disajikan dalam bentuk aplikasi interaktif. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu guru menyampaikan informasi spasial secara lebih menarik sehingga materi pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

Kolaborasi antara Program Studi SaIG UPI dan MGMP Geografi Jawa Barat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas pemanfaatan teknologi geospasial di lingkungan sekolah. Dengan meningkatnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital, pembelajaran geografi diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mampu membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir spasial yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (*)

0 Komentar