Warga Sekitar Pabrik Kapur di KBB Mengeluh Gatal hingga Sesak

Warga Sekitar Pabrik Kapur di KBB Mengeluh Gatal hingga Sesak
Ilustrasi: Sejumlah anak mengenakan masker saat beraktivitas di sekitar kawasan industri pengolahan kapur di Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Sementara itu, Plt Kepala Puskesmas Jayamekar, Rendra Gustiawan, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Jawa Barat usai meninjau sejumlah pabrik pengolahan kapur di kawasan tersebut.

Pemeriksaan diprioritaskan bagi warga RW 19, Desa Padalarang, yang berada paling dekat dengan kawasan industri. Sebanyak 557 warga telah didata sebagai sasaran pemeriksaan dan ditargetkan rampung dalam lima hari dengan kapasitas sekitar 100 orang setiap hari.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, petugas juga melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi kemungkinan gangguan saluran pernapasan.

Baca Juga:Pengembangan Ekosistem Halal Jadi Strategi Baru Pemkab Bandung Barat Dongkrak EkonomiBandung Barat Krisis Guru PNS, DPRD Desak Moratorium Mutasi Antar Daerah Dicabut

Kegiatan tersebut diintegrasikan dengan program tracing tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Pada hari pertama, sebanyak 100 warga telah menjalani pemeriksaan, termasuk 24 orang yang mengikuti tes spirometri untuk mengukur fungsi paru-paru.

“Untuk hasilnya saat ini belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses pemeriksaan dan analisis. Mudah-mudahan dalam lima hari ke depan seluruh hasil pemeriksaan dapat ditelaah oleh Rumah Sakit Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat. Nantinya hasil resmi akan dikeluarkan oleh rumah sakit tersebut,” kata Rendra. (Wit)

0 Komentar