Rebranding RSUD Cibabat Jadi RSUD Wijaya Mulya, Pengamat Unjani Nilai Tak Mendesak Dibanding Perbaikan Layanan

Rebranding RSUD Cibabat Jadi RSUD Wijaya Mulya, Pengamat Unjani Nilai Tak Mendesak Dibanding Perbaikan Layanan
Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), RSUD Cibabat Kota Cimahi. Dok. Jabar Ekspres
0 Komentar

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah lebih memprioritaskan inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Masyarakat lebih percaya jika rumah sakit meluncurkan layanan baru atau peralatan mutakhir, dibanding sekadar mengganti nama lama yang sudah dikenal luas,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa rebranding yang dilakukan bukan sekadar mengganti nama, logo maupun slogan rumah sakit.

Baca Juga:RSUD Cibabat Berganti Nama Jadi RSUD Wijaya Mulia, Ini Filosofi dan AlasannyaAlasan Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan jadi Welas Asih

Menurutnya, perubahan identitas tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh yang mencakup pola pikir, budaya kerja hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kalau rebranding hanya berhenti pada pergantian nama, tentu tidak akan memberikan nilai tambah. Yang kita bangun adalah transformasi menyeluruh, mulai dari citra, budaya pelayanan, hingga kualitas layanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ngatiyana.

Ia menjelaskan, selama ini rumah sakit masih identik dengan rasa sakit, ketakutan, dan kecemasan. Karena itu, paradigma tersebut perlu diubah agar rumah sakit menjadi tempat yang memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, tidak hanya untuk berobat, tetapi juga berkonsultasi mengenai kesehatan, memperoleh edukasi, hingga melakukan upaya pencegahan penyakit sebelum kondisi semakin berat.

“Perubahan tersebut sejalan dengan arah pembangunan sektor kesehatan yang menempatkan aspek promotif dan preventif sebagai bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Ngatiyana menambahkan, proses kajian rebranding tidak dilakukan secara instan. Pemkot Cimahi bersama PT MarkPlus Indonesia telah melalui berbagai tahapan, mulai dari in-depth interview, focus group discussion bersama tokoh masyarakat, lokakarya internal hingga finalisasi kajian.

“Seluruh proses tersebut dilakukan untuk memastikan identitas baru rumah sakit lahir dari kebutuhan masyarakat sekaligus mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan,” sebutnya.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, nama RSUD Cibabat akhirnya disepakati berubah menjadi RSUD Wijaya Mulya. Menurut Ngatiyana, nama tersebut dipilih karena mengandung makna filosofis yang kuat.

Baca Juga:Usulan KDM Soal Nama RSUD Al Ihsan jadi Welas Asih Tuai Kritik, Tak Prioritas dan Pemborosan Anggaran!Sesuai Keputusan Gubernur Jabar, RSUD Al Ihsan Berganti Nama Jadi RS Welas Asih

Kata “Wijaya” dimaknai sebagai kemenangan atau keberhasilan, sedangkan “Mulya” melambangkan kemuliaan serta harapan agar setiap pasien dapat kembali sehat.

Ia mengatakan, filosofi tersebut selaras dengan semangat rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hati sehingga setiap pasien memiliki kesempatan untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan secara sehat dan bermartabat.

0 Komentar