Gotong Royong Akhiri Tumpukan Sampah di Jembatan Tol Ciganitri, Langsung Tutup Permanen

Tumpukan sampah yang selama ini menumpuk di akses Jembatan Tol Terusan Logam-Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamat
Tumpukan sampah yang selama ini menumpuk di akses Jembatan Tol Terusan Logam-Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dibersihkan melalui kerja bakti bersama, Jumat (17/7/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

Jabar Ekspres – Tumpukan sampah yang selama ini menumpuk di akses Jembatan Tol Terusan Logam-Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dibersihkan melalui kerja bakti bersama, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal penutupan permanen lokasi yang selama ini dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga.

Camat Bojongsoang, Kankan Taufik, mengatakan penutupan dilakukan setelah seluruh warga dari delapan RW di Desa Cipagalo yang sebelumnya membuang sampah di lokasi tersebut sepakat menghentikan kebiasaan tersebut.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Kawal Rehabilitasi D.I. Cikunten untuk Wujudkan Sistem Irigasi BerkelanjutanWabup Tasikmalaya Tagih Janji Gubernur, Minta Perbaikan Jalan Taraju Segera Direalisasikan

“Kegiatan hari ini berkaitan dengan penutupan permanen pembuangan sampah di akses Jembatan Ciganitri ini. Yang membuang ke sini ada delapan RW. Semuanya kita hentikan, tidak boleh lagi ada yang membuang sampah di sini,” ujar Kankan di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, dalam kerja bakti tersebut tumpukan sampah didorong ke bagian bawah, kemudian akan ditimbun menggunakan tanah. Setelah itu, kawasan tersebut direncanakan ditata agar tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.

“Adapun kegiatannya, sampah kita dorong ke bawah, lalu rencananya akan kita timbun menggunakan tanah. Setelah ditimbun, ke depan mungkin bisa ditanami pohon atau dimanfaatkan untuk hal lain,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, akses menuju lokasi pembuangan sampah akan ditutup menggunakan seng di sisi kanan dan kiri.

Menurutnya, penutupan fisik tersebut merupakan bentuk komitmen bersama agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di kawasan tersebut.

“Selanjutnya kita akan tutup semuanya dulu menggunakan seng di kiri dan kanan. Jadi tidak boleh lagi ada yang membuang sampah ke sini,” ucapnya.

Kankan optimistis persoalan sampah di lokasi tersebut dapat diakhiri karena seluruh warga yang selama ini memanfaatkan titik itu telah bersepakat mencari solusi pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing.

Baca Juga:JNE Gelar JLC Member Gathering Perdana di Bandung, Bekali Pelaku Usaha Strategi Bisnis dan Perluas JejaringDukung Transisi Energi Nasional, Bio Farma Gandeng PGN Group Manfaatkan CNG di Fasilitas Produksi

“Saya berkeyakinan karena seluruh warga Cipagalo dari delapan RW yang biasa membuang sampah ke sini sudah sepakat tidak akan membuang lagi. Jadi kalau masih ada yang membuang ke sini, dipastikan bukan warga Cipagalo,” tegasnya.

Ia menuturkan, setiap RW kini telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah sendiri. Masyarakat akan didorong untuk memilah sampah sejak dari rumah sehingga volume sampah yang dibuang dapat ditekan.

0 Komentar