Pemkab dan Pemkot Bogor Percepat Pembangunan PSEL Galuga

Pemkab dan Pemkot Bogor Percepat Pembangunan PSEL Galuga
Pemkab dan Pemkot Bogor Percepat Pembangunan PSEL Galuga. Foto : Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor mempercepat persiapan pembangunan fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi (PSEL) dan Bahan Bakar Minyak Terbarukan (BBMT) di kawasan Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Proyek strategis ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan bagi wilayah Bogor Raya.

Komitmen tersebut terlihat saat Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, bersama Wali Kota Bogor, Dedi Rachim, meninjau langsung lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Desa Galuga.

Baca Juga:Bupati Bogor Dorong Sekolah Rakyat di Jasinga Jadi Jalan Keluar KemiskinanKetua Komisi I DPRD Bogor Tegaskan SPPG Tidak Boleh Berdiri di Atas Lahan Fasos dan Fasum!

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan berbagai aspek pendukung sebelum pembangunan dimulai. Sejumlah unsur pemerintah, TNI, hingga pihak terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, menegaskan bahwa pembangunan PSEL dan BBMT menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat di kawasan Bogor Raya.

“Hari ini saya berbagi tugas dengan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, untuk menghadiri kunjungan lapangan persiapan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi Bogor Raya. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran fasilitas pengolahan sampah modern tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah yang selama ini menjadi persoalan bersama, tetapi juga mengubah sampah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis.

“Melalui peninjauan langsung ke lokasi, kami ingin memastikan kesiapan lahan dan berbagai aspek pendukung agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di masa mendatang,” katanya.

Jaro Ade menjelaskan, teknologi PSEL dan BBMT memungkinkan sampah diolah menjadi energi listrik dan bahan bakar alternatif.

Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak lagi hanya berfokus pada pembuangan, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:Kios Pangan Terus Diperluas,  Perkuat Akses Pangan Murah Bagi MasyarakatPlatform Digital Terintegrasi Dinilai Jadi Kunci Jaga Daya Saing Ekspor Sawit Indonesia

Ia menambahkan, keberhasilan proyek tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, hingga seluruh pemangku kepentingan.

“Semoga sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Bogor Raya di masa yang akan datang,” ungkapnya.

0 Komentar