Jelang PEPARDA VII Jabar 2026, Kajari Cimahi Turun Langsung Pantau Latihan Atlet Disabilitas

Jelang PEPARDA VII Jabar 2026, Kajari Cimahi Turun Langsung Pantau Latihan Atlet Disabilitas
Kajari Cimahi saat Meninjau Langsung Latihan NPCI Jelang Peparda VII Jawa Barat 2026 (Doc. Kejari Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dukungan terhadap atlet disabilitas di Kota Cimahi terus diperkuat menjelang Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) VII Jawa Barat 2026.

Salah satunya ditunjukkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cimahi, Neneng Rahmadini, yang turun langsung meninjau latihan atlet panahan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Cimahi.

Peninjauan berlangsung di Velodrome Munaip Saleh, Kamis (5/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Neneng melihat langsung persiapan tujuh atlet panahan yang tengah menjalani latihan untuk menghadapi kompetisi olahraga tingkat Jawa Barat tersebut.

Baca Juga:Antisipasi Defisit Anggaran Porprov 2026, KONI Kota Banjar Terapkan Skema Subsidi SilangAntisipasi Defisit Anggaran Porprov 2026, KONI Kota Banjar Terapkan Skema Subsidi Silang

Kehadiran Kajari Cimahi tidak sekadar untuk memantau proses latihan, tetapi juga memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap konsisten mempersiapkan diri.

“Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian langsung terhadap proses pembinaan atlet sekaligus memberikan motivasi agar para atlet tetap konsisten berlatih, menjaga semangat, dan percaya diri dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya,” demikian disampaikan Neneng dalam keterangan.

Sebelum melakukan peninjauan, Neneng terlebih dahulu menerima audiensi Ketua NPCI Kota Cimahi, Asep Mugiana E, beserta sejumlah perwakilan pengurus NPCI di Kantor Kejaksaan Negeri Cimahi, Rabu (4/11/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembinaan atlet, kesiapan kontingen Kota Cimahi, serta berbagai kebutuhan dan dukungan dalam menghadapi PEPARDA VII Jawa Barat 2026.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kontingen atau Chef de Mission (CdM) Kota Cimahi, Neneng juga memberikan dukungan moral kepada para atlet. Ia berharap perhatian tersebut dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri atlet dalam membawa nama daerah.

“Dukungan ini diharapkan dapat menambah motivasi dan kepercayaan diri para atlet dalam membawa nama Kota Cimahi serta mengharumkan daerah melalui prestasi olahraga,” ungkapnya.

Neneng melanjutkan, dukungan terhadap atlet disabilitas tersebut juga sejalan dengan program Jaksa Garda Inklusi (JAGAIN) yang digagas Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani.

Baca Juga:Christin Novalia Dorong Kesiapan PORPROV XV, Genjot Prestasi dan Dampak Ekonomi MasyarakatKontingen Kabupaten Tasikmalaya Bidik 26 Emas di Porprov Jabar 2026, Bonus Rp100 Juta untuk Peraih Emas

Program JAGAIN menjadi salah satu bentuk komitmen Kejaksaan dalam mendorong penguatan ekosistem olahraga disabilitas di Indonesia.

Sejumlah upaya yang dilakukan meliputi penguatan pendataan atlet, pemantauan perkembangan pembinaan, koordinasi dan advokasi dengan pemangku kepentingan, hingga mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan serta dukungan anggaran bagi atlet disabilitas.

0 Komentar